Google Chrome Simpan Model AI Gemini Nano Tanpa Izin Pengguna

Google Chrome Simpan Model AI Gemini Nano Tanpa Izin Pengguna

Google Chrome dilaporkan menyimpan model kecerdasan buatan Gemini Nano berkapasitas 4 GB ke dalam penyimpanan komputer pengguna tanpa memberikan notifikasi atau meminta izin terlebih dahulu. Dilansir dari Tekno, temuan ini pertama kali diungkap oleh peneliti privasi Alexander Hanff melalui identifikasi file sistem bernama weights.bin.

Model kecerdasan buatan versi lokal tersebut ditemukan tersimpan pada folder khusus di dalam direktori data pengguna Chrome. Penemuan ini terkonfirmasi pada perangkat dengan sistem operasi Windows 11, di mana file berukuran besar itu terunduh secara otomatis saat fitur AI pada peramban tersebut aktif.

Keberadaan file Gemini Nano ini menjadi sorotan karena proses pengunduhannya berjalan di latar belakang tanpa sepengetahuan pemilik perangkat. Kondisi tersebut dinilai membebani pengguna yang memiliki kapasitas penyimpanan terbatas atau pengguna internet dengan kuota data yang tidak banyak.

Peneliti privasi Alexander Hanff memberikan penilaian kritis terhadap langkah yang diambil oleh perusahaan teknologi tersebut terkait aspek transparansi data. Ia menyoroti adanya potensi pelanggaran regulasi perlindungan data yang berlaku di wilayah hukum tertentu.

"Pada Februari, kami mulai meluncurkan kemampuan bagi pengguna untuk mematikan dan menghapus model langsung dari pengaturan Chrome. Setelah dinonaktifkan, model tidak akan lagi diunduh atau diperbarui," kata Google dalam pernyataan resminya.

Meskipun Google telah menyediakan opsi penonaktifan melalui pengaturan internal Chrome, file tersebut dilaporkan akan terunduh kembali jika pengguna hanya menghapusnya secara manual tanpa mematikan fitur terkait. Penonaktifan permanen memerlukan akses ke menu eksperimental atau pengaturan registry pada sistem operasi tertentu.

Selain masalah kapasitas penyimpanan, Hanff menuding Google berpotensi melanggar aturan privasi ePrivacy Directive Uni Eropa karena melakukan penyimpanan data di perangkat tanpa persetujuan eksplisit. Meskipun demikian, pihak pengembang menyatakan bahwa model lokal ini bertujuan mendukung fitur keamanan seperti deteksi penipuan tanpa harus mengirimkan data ke server awan.

Artikel terkait

Rekomendasi