Tren kuliner internasional kembali ramai diperbincangkan di media sosial TikTok dan Instagram. Perhatian warganet kini tertuju pada Dubai Chocolate atau Cokelat Dubai, sejenis dessert premium yang dikenal dengan isian pistachio creamy dan tekstur renyah khas Timur Tengah.
Kudapan manis ini banyak muncul dalam konten kreator makanan internasional dan mulai menarik minat pecinta kuliner di Indonesia, seperti dilaporkan oleh Suara. Popularitasnya meningkat pesat karena visual yang dianggap estetik serta perpaduan rasa manis, gurih, creamy, dan crunchy dalam satu sajian.
Berbagai referensi mengenai tren dessert internasional ini sekarang mulai banyak dibahas di situs Fooooods.com. Platform tersebut memuat informasi resep dan perkembangan kuliner global yang sedang diminati masyarakat.
Dubai Chocolate dikenal sebagai cokelat batang premium yang menggunakan isian khas Timur Tengah. Umumnya, hidangan penutup ini dibuat dari kombinasi pistachio cream, tahini, dan kataifi atau kunafa pastry yang memiliki tekstur renyah.
Perpaduan bahan tersebut menghasilkan sensasi berbeda dibanding cokelat biasa. Lapisan luar cokelat terasa lembut, sementara bagian dalam menghadirkan tekstur creamy dan crunchy secara bersamaan.
Meski menggunakan nama Dubai, dessert ini lebih dikenal sebagai tren modern yang terinspirasi dari cita rasa Timur Tengah. Penggunaan pistachio dan kunafa sangat identik dengan hidangan penutup tradisional Arab.
Viral karena Visual dan Tekstur
Popularitas Dubai Chocolate di media sosial dinilai tidak lepas dari tampilannya yang menarik secara visual. Saat cokelat dibelah, isian pistachio berwarna hijau dengan tekstur tebal terlihat mencolok di kamera.
Hal ini membuat banyak video review maupun mukbang mendapatkan jutaan penonton. Selain faktor visual, kombinasi tekstur juga menjadi daya tarik utama yang memicu rasa penasaran.
Sensasi manis dan gurih yang dipadukan dengan tekstur renyah membuat banyak pengguna media sosial penasaran untuk mencobanya. Nama Dubai juga memberikan kesan eksklusif dan mewah bagi konsumen.
Sejumlah kreator konten bahkan menyebut dessert tersebut sebagai cokelat premium ala Timur Tengah. Tren konten makanan global di TikTok turut mempercepat penyebaran popularitas Dubai Chocolate ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Bahan dan Variasi Modern
Secara umum, Dubai Chocolate dibuat menggunakan dark chocolate atau milk chocolate. Bahan baku lainnya meliputi pistachio cream, tahini, kataifi pastry, dan butter.
Beberapa versi modern juga menambahkan white chocolate, caramel, sea salt, hingga pistachio spread. Penambahan ini bertujuan untuk memperkaya variasi rasa dan tampilan visualnya.
Berbagai resep homemade Dubai Chocolate kini mulai banyak dibagikan melalui internet dan platform kuliner. Fenomena ini berkembang seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap dessert tersebut.