Klub papan bawah Cremonese menghidupkan kembali harapan untuk keluar dari zona degradasi setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Udinese dalam pertandingan Serie A di Stadion Bluenergy pada Minggu, 17 Mei 2026.
Gol tunggal tim tamu dilesakkan oleh penyerang Jamie Vardy pada menit kesembilan setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Federico Bonazzoli yang sempat dihalau kiper Maduka Okoye. Hasil ini membuat Udinese tertahan di peringkat kesepuluh klasemen dengan raihan 50 poin.
Selepas tertinggal, Udinese mendominasi penguasaan bola dan melancarkan sejumlah peluang, termasuk sundulan Keinan Davis sebelum jeda serta gol Adam Buksa yang dianulir wasit akibat pelanggaran. Penyelamatan krusial Emil Audero di masa injury time terhadap tendangan Oumar Solet memastikan tiga poin bagi tim asuhan Marco Giampaolo.
Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, memberikan tanggapan mengenai jalannya pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan bagi anak asuhnya tersebut dalam konferensi pers usai laga.
"La Cremonese ha fatto la gara che doveva fare ed è andata anche oltre. Siamo partiti bene, loro hanno qualità, forza, autostima, la vittoria qui era difficile." kata Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese.
Giampaolo menegaskan bahwa fokus timnya saat ini adalah berjuang di laga tersisa tanpa memikirkan hasil dari tim-tim pesaing lain.
"Noi potevano giocare solo la nostra partita e non controllare i risultati degli altri. Faremo così anche la settimana prossima" ujar Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese.
Meskipun posisi timnya masih sangat rawan di zona bawah, mantan pelatih AC Milan tersebut memilih bersikap realistis namun tetap optimistis menghadapi sisa kompetisi.
"Non è la serata in cui piangere il morto - ha osservato -, non è morto ancora nessuno. Sapevo della difficoltà e del risco di poter retrocedere: mi sono messo in gioco, l'ho fatto, lo rifarei, siamo partiti in netto ritardo rispetto alle alle concorrenti e questo ci sta penalizzando." papar Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese.
Laga yang disaksikan oleh 23.079 penonton tersebut dipimpin oleh wasit Manganiello dengan mencatatkan empat kartu kuning sepanjang pertandingan.