Roberto De Zerbi Hadapi Laga Penentu Degradasi Tottenham Hotspur

Roberto De Zerbi Hadapi Laga Penentu Degradasi Tottenham Hotspur

Manajer Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi bersiap memimpin timnya dalam pertandingan krusial pekan terakhir Premier League melawan Everton di kandang pada Minggu mendatang guna memastikan posisi aman dari degradasi.

Kekalahan dari Chelsea pada hari Selasa membuat posisi klub London utara tersebut belum aman, meskipun mereka baru saja keluar dari zona merah setelah meraih kemenangan di markas Aston Villa. Berdasarkan kalkulasi data superkomputer Opta, Spurs masih diunggulkan lolos dari degradasi dengan peluang mencapai 86,7 persen.

Tottenham Hotspur kini mengoleksi keunggulan dua poin atas West Ham United yang berada di peringkat ke-18. Skenario keselamatan Spurs cukup dipermulus oleh keunggulan selisih gol yang mencolok, yakni -10 berbanding -22 milik West Ham, sehingga hasil imbang sudah realistis untuk mengamankan posisi mereka.

Musim 2025-2026 menjadi periode penuh gejolak bagi Tottenham Hotspur yang sempat memecat Ange Postecoglou setelah finis di peringkat ke-17 musim lalu, walau sempat menjuarai Europa League. Thomas Frank kemudian ditunjuk pada Juni 2025, namun didepak pada Februari 2026 setelah mencatatkan 13 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 14 kekalahan dari 38 laga di semua kompetisi.

Pengganti Frank, Igor Tudor, mundur lewat kesepakatan bersama setelah menjalani lima laga tanpa kemenangan, termasuk kekalahan kandang 4-1 dari Arsenal. Roberto De Zerbi lalu masuk pada akhir Maret dengan mencatatkan rata-rata 1,60 poin per laga, walau Spurs tercatat baru menang dua kali di kandang sepanjang musim Premier League ini.

Tuntutan tinggi kini berada di pundak De Zerbi yang sering mendapat sorotan media terkait rekam jejaknya. Sepanjang kariernya, ia pernah dipecat oleh Foggia dan Palermo, membawa Benevento finis di dasar klasemen, sebelum mulai mendapat apresiasi luas saat menangani Sassuolo, Brighton, dan Marseille.

Menjelang pertandingan hidup mati melawan Everton, De Zerbi menegaskan urgensi laga ini bagi masa depan klub.

"Domenica è la finale per il Tottenham: non a Bilbao contro il Manchester United, ma questa è la partita più importante", kata Roberto De Zerbi, Pelatih Tottenham Hotspur.

De Zerbi menambahkan bahwa pertaruhan dalam pertandingan di akhir musim ini jauh melampaui pencapaian trofi kompetisi Eropa yang diraih klub pada musim sebelumnya.

"Ci giochiamo qualcosa di più importante del trofeo: l’orgoglio, la storia del club, la dignità contano più della coppa. Un trofeo lo puoi vincere, ma la cosa fondamentale è mantenere la dignità, mantenere l’orgoglio", ujar Roberto De Zerbi, Pelatih Tottenham Hotspur.

Guna menghadapi tekanan masif tersebut, De Zerbi memastikan seluruh elemen tim fokus penuh dan mengharapkan dukungan total dari para suporter di stadion.

"Ho vissuto gli ultimi 45 giorni con un solo pensiero. Tutti i giocatori sono concentrati sull’obiettivo: durante la settimana lavorano più duramente e ognuno di noi vuole raggiungere quel traguardo", ucap Roberto De Zerbi, Pelatih Tottenham Hotspur.

Mantan pelatih Brighton tersebut menilai kontribusi para pendukung akan menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil akhir pertandingan.

"Sono stati fantastici, fantastici e dobbiamo ringraziarli", kata Roberto De Zerbi, Pelatih Tottenham Hotspur.

De Zerbi kini fokus meramu strategi terbaik demi mengamankan poin penuh dalam laga kandang pamungkas tersebut.

"Io penso alla miglior formazione possibile e a prepararli nel modo migliore. Per noi è una giornata enorme", ujar Roberto De Zerbi, Pelatih Tottenham Hotspur.

Artikel terkait