Komunitas di New York City menyelenggarakan Debt Gala 2026 di Music Hall of Williamsburg, Brooklyn, pada Minggu (3/5/2026) sebagai bentuk aksi solidaritas bagi warga yang terdampak buruknya sistem kesehatan di Amerika Serikat. Acara ini berlangsung sehari sebelum perhelatan mode eksklusif MET Gala 2026.
Dilansir dari Wolipop, kegiatan ini mengusung misi inklusivitas dengan menghimpun dana melalui penjualan tiket seharga US$ 35 atau sekitar Rp 600.000. Angka tersebut berbanding jauh dengan harga tiket MET Gala yang mencapai US$ 100.000 atau setara Rp 1,7 miliar.
Pihak penyelenggara memilih tema khusus untuk menyoroti realitas sistem medis yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat kecil. Upaya ini dilakukan melalui ekspresi busana yang bebas dan penuh warna tanpa batasan desainer ternama.
"Tema tahun ini, 'Body of Werkkk', menyoroti tubuh sejatinya yang dilupakan oleh sistem kesehatan Amerika. Tahun ini, kami merayakan tubuh-tubuh dan pekerjaan yang mereka lakukan untuk melawan sistem yang meraup keuntungan dari mereka yang menderita," kata Molly Gaebe, salah satu pendiri Debt Gala.
Gaebe menegaskan bahwa perayaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap individu yang berjuang di tengah komersialisasi kesehatan. Konsep ini sekaligus menjadi kritik terhadap tema 'Costume Art' yang diangkat oleh Metropolitan Museum of Art tahun ini.
"Saya merasa para tamu di MET Gala hanya bersenang-senang sambil main baju-bajuan. Tak terlihat mereka seperti sedang mencoba mencari solusi dari permasalahan di dunia," kata seniman Jo Luttazi.
Luttazi menyampaikan kritik tersebut dalam keterangannya kepada The New York Times saat menghadiri edisi sebelumnya. Sentimen ini mewakili semangat peserta yang lebih mengedepankan solusi nyata atas krisis biaya pengobatan melalui donasi massal.
Laporan Wolipop menyebutkan bahwa Debt Gala telah mengumpulkan dana total sebesar US$ 4 juta dalam tiga tahun terakhir. Hasil penggalangan dana tahun ini dialokasikan untuk organisasi nirlaba Undue Medical Debt yang berfokus melunasi utang pasien yang kesulitan secara finansial.
Selain membantu pasien umum, dana tersebut juga disalurkan melalui Point of Pride untuk mendukung penyediaan layanan kesehatan bagi kaum transgender. Gerakan ini tercatat pernah mengusung tema 'Sleeping Baddies: Slumber Party' pada 2023 sebagai lawan dari tema resmi MET Gala 2024.