Desainer Arab Dominasi Karpet Merah Met Gala 2026

Desainer Arab Dominasi Karpet Merah Met Gala 2026

Panggung mode internasional Met Gala 2026 yang berlangsung di Metropolitan Museum of Art, Amerika Serikat, pada 5 Mei 2026 menjadi ajang unjuk gigi bagi para desainer asal Arab.

Dilansir dari Lifestyle, pengaruh perancang dari Timur Tengah kini semakin menguat di kancah global melalui berbagai karya mulai dari gaun adibusana hingga sepatu dengan detail artistik yang mendalam.

Tema gelaran tahun ini, "Fashion Is Art", dianggap sangat selaras dengan ciri khas desain Timur Tengah yang mengedepankan kekayaan detail serta sentuhan seni tinggi.

Rumah mode asal Arab Saudi, Ashi Studio, menjadi salah satu label yang paling menonjol selama perhelatan Met Gala 2026 berlangsung.

Desainer Mohammed Ashi dipercaya merancang busana untuk sejumlah tamu pesohor dunia, di antaranya Emily Blunt, Sabine Getty, hingga Jennifer Rubio.

Emily Blunt tampil memukau mengenakan korset renda hitam yang dipercantik dengan bordir manik-manik serta detail rumbai pada bagian bahu, dipadukan bersama celana sutra longgar.

Sementara itu, Sabine Getty hadir mengenakan gaun dengan korset yang dilukis secara manual untuk memberikan efek visual menyerupai lukisan klasik yang artistik.

Jennifer Rubio turut menarik perhatian melalui busana berwarna cokelat amber gelap yang dilengkapi dengan detail pahatan tiga dimensi pada bagian korsetnya.

Karya-karya Ashi Studio dikenal luas karena kerumitan detail dan permainan tekstur yang membuat setiap helai busana tampak seperti sebuah mahakarya seni.

Sentuhan Arsitektural Perancang Palestina

Penampilan berbeda ditunjukkan oleh seniman Palestina-Kanada, Samar Hejazi, yang memilih mengenakan rancangan desainer Palestina, Zaid Farouki.

Busana tersebut lebih mengutamakan eksplorasi bentuk dibandingkan ornamen yang berlebihan, dengan siluet pinggul lebar yang menyerupai struktur arsitektur.

Kontras dengan struktur tegas di bagian pinggul, penggunaan rok transparan memberikan kesan lembut yang unik di tengah hiruk-pikuk gaun penuh hiasan lainnya.

Selain tampil di karpet merah, kontribusi Samar Hejazi juga merambah ke dalam pameran bertajuk "Costume Art" yang menjadi bagian dari rangkaian Met Gala 2026.

Hejazi berkolaborasi dengan kurator Andrew Bolton untuk menciptakan kepala maneken dengan permukaan cermin mengilap yang memungkinkan pengunjung melihat refleksi diri mereka sendiri.

"Saya berharap momen seperti ini membuka lebih banyak ruang bagi kreator Arab untuk dilihat bukan sebagai pengecualian, tetapi sebagai bagian dari budaya kontemporer," kata Hejazi kepada Vogue Arabia.

Karya Amina Muaddi Digunakan Bintang Dunia

Kehadiran talenta Arab juga terlihat pada aksesori yang dikenakan para bintang papan atas seperti Beyoncé, Rihanna, hingga Vittoria Ceretti.

Desainer sepatu keturunan Yordania, Amina Muaddi, secara khusus merancang alas kaki untuk para selebritas tersebut guna melengkapi penampilan mereka.

Beyoncé terlihat mengenakan sepatu satin berwarna latte dengan platform yang tegas dan ujung runcing yang memberikan kesan elegan sekaligus kuat.

Di sisi lain, Rihanna menjatuhkan pilihan pada sandal metalik dengan detail cincin permata yang diambil dari koleksi cruise 2026 milik Amina Muaddi.

Fenomena ini menegaskan bahwa karya dari Timur Tengah kini telah menjadi bagian fundamental dalam percakapan mode dunia, bukan sekadar pelengkap di panggung internasional.

Artikel terkait

Rekomendasi