Disney Kaji Penggabungan Disney+ Menjadi Aplikasi Super

Disney Kaji Penggabungan Disney+ Menjadi Aplikasi Super

Raksasa hiburan Disney tengah mempelajari rencana strategis untuk menyatukan layanan streaming Disney+ dengan platform digital taman hiburan serta kapal pesiar ke dalam satu aplikasi super pada Senin (11/5/2026). Langkah konsolidasi menyeluruh ini bertujuan mempermudah interaksi pelanggan dalam ekosistem digital dan fisik perusahaan.

Rencana penggabungan layanan Disney+ dengan Disneyland Resort dan Disney Cruise Line Navigator ini dilaporkan masih berada dalam tahap awal pembahasan internal manajemen. Dilansir dari Teknologi, jajaran pimpinan puncak perusahaan saat ini sedang mendalami ide integrasi tersebut guna menyederhanakan keterlibatan pengguna dengan berbagai merek di bawah naungan Disney.

Chief Executive Officer Disney, Josh D’Amaro, memimpin upaya operasional untuk meruntuhkan batasan internal antar divisi yang selama ini terpisah. Melalui visi aplikasi tunggal, pelanggan nantinya diproyeksikan dapat membeli merchandise, memesan tiket masuk taman hiburan, bermain gim, hingga mengakses konten film dalam satu ruang platform yang sama.

Penegasan mengenai ambisi ini juga telah disampaikan secara resmi kepada para pemegang saham sebagai upaya membangun Disney+ lebih dari sekadar platform video streaming premium. D'Amaro memosisikan Disney+ sebagai titik temu utama bagi basis penggemar global perusahaan di masa depan.

"Kami membangun Disney+ untuk berfungsi sebagai pusat digital yang imersif dan interaktif bagi perusahaan," kata Josh D’Amaro, Chief Executive Officer Disney.

Pimpinan operasional tersebut memproyeksikan bahwa berbagai segmen layanan perusahaan akan mengalami koneksi yang lebih organik seiring dengan perkembangan teknologi platform seluler mereka.

"Kami membangun Disney+ untuk berfungsi sebagai pusat digital yang imersif dan interaktif bagi perusahaan," kata Josh D’Amaro, Chief Executive Officer Disney.

Meskipun integrasi ini berpotensi meningkatkan kunjungan ke taman hiburan melalui promosi personal, sejumlah analis mengingatkan adanya risiko ketidaknyamanan bagi pengguna aplikasi. Muncul kekhawatiran bahwa paparan iklan kapal pesiar yang intensif dapat mengganggu audiens yang hanya ingin menikmati konten video streaming.

Artikel terkait

Rekomendasi