Kumpulan Doa Perjalanan Haji dan Umroh Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Kumpulan Doa Perjalanan Haji dan Umroh Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Ibadah haji dan umroh merupakan perjalanan spiritual yang memerlukan persiapan matang dari sisi fisik, mental, materi, hingga spiritual. Perjalanan jauh atau safar menuju Tanah Suci ini dianggap sebagai momen penuh pengorbanan guna mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dilansir dari Cahaya, safar menjadi waktu yang sangat dianjurkan dalam Islam untuk memperbanyak permohonan kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, para jamaah sangat disarankan untuk terus bermunajat sejak mulai melangkahkan kaki dari rumah hingga sampai ke tujuan.

Rasulullah SAW dalam sebuah hadis menegaskan keutamaan doa bagi mereka yang sedang dalam perjalanan jauh.

ุซูŽู„ูŽุงุซู ุฏูŽุนูŽูˆูŽุงุชู ู…ูุณู’ุชูŽุฌูŽุงุจูŽุงุชูŒ ู„ูŽุง ุดูŽูƒู‘ูŽ ูููŠู‡ูู†ู‘ูŽ: ุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูุŒ ูˆูŽุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูุณูŽุงููุฑูุŒ ูˆูŽุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุธู’ู„ููˆู…ู

Artinya: "Ada tiga doa yang mustajab dan tidak diragukan lagi: doa orang tua, doa musafir, dan doa orang yang dizalimi." (HR Abu Dawud).

Jamaah dianjurkan untuk membaca doa perlindungan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sesaat sebelum keluar dari kediaman masing-masing.

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ุชู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽุฒูู„ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ู†ูŽุถูู„ู‘ูŽุŒ ุฃูŽูˆู’ ู†ูŽุธู’ู„ูู…ูŽ ุฃูŽูˆู’ ู†ูุธู’ู„ูŽู…ูŽุŒ ุฃูŽูˆู’ ู†ูŽุฌู’ู‡ูŽู„ูŽ ุฃูŽูˆู’ ูŠูุฌู’ู‡ูŽู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง

Bismillฤhi tawakkaltu โ€˜alallฤh, Allฤhumma innฤ naโ€˜ลซdzu bika min an nazilla au nadhilla, au nadhlima au nudhlama, au najhala au yujhala โ€˜alainฤ.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, kami bertawakkal kepada Allah. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari tergelincir atau tersesat, menzalimi atau dizalimi, berbuat bodoh atau diperlakukan bodoh oleh orang lain." (HR at-Tirmidzi).

Doa Saat Berada di Dalam Kendaraan

Ketika jamaah telah menempati posisi di dalam kendaraan, terdapat doa safar yang dibaca sebagai bentuk pengakuan bahwa seluruh perjalanan terjadi atas kuasa Allah SWT.

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุณakhkhara ู„ูŽู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ู„ูŽู‡ู ู…ูู‚ู’ุฑูู†ููŠู†ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ู„ูŽู…ูู†ู’ู‚ูŽู„ูุจููˆู†ูŽ

Bismillฤhi, subแธฅฤnalladzฤซ sakhkhara lanฤ hฤdzฤ wa mฤ kunnฤ lahลซ muqrinฤซn wa innฤ ilฤ rabbinฤ lamunqalibลซn.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah. Mahasuci Allah yang telah menundukkan ini bagi kami, padahal kami tidak akan mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali."

Doa Ketika Kendaraan Mulai Bergerak

Saat kendaraan mulai melaju, jamaah disunnahkan membaca doa yang mempertegas sikap tawakal kepada Allah SWT selama menempuh perjalanan.

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑูุŒ ุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ู’ุชู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุญูŽูˆู’ู„ูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ู‚ููˆู‘ูŽุฉูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู…ูุŒ ู…ูŽุง ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุดูŽุฃู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ุŒ ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุณูŽุฎู‘ูŽุฑูŽ ู„ูŽู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ูƒูู†ู‘ูŽุง ู„ูŽู‡ู ู…ูู‚ู’ุฑูู†ููŠู†ูŽุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ู„ูŽู…ูู†ู’ู‚ูŽู„ูุจููˆู†ูŽ

Bismillฤhi, wa billฤhi wallฤhu akbaru, tawakkaltu โ€˜alallฤh, wa lฤ แธฅaula wa lฤ quwwata illฤ billฤhil โ€˜aliyyil โ€˜adhฤซm. Mฤ syฤโ€™allฤhu kฤna wa mฤ lam yasyaโ€™ lam yakun. Subแธฅฤnalladzฤซ sakhkhara lanฤ hฤdzฤ wa mฤ kunnฤ lahลซ muqrinฤซn wa innฤ ilฤ rabbinฤ lamunqalibลซn.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, dengan pertolongan Allah, dan Allah Mahabesar. Aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung. Apa yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Dia kehendaki tidak akan terjadi. Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti akan kembali."

Doa Saat Tiba di Kota Makkah atau Madinah

Setelah sampai di tempat tujuan, jamaah dianjurkan memanjatkan doa memohon kebaikan dari tempat yang baru saja disinggahi tersebut.

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ูŽุง ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ูููŠู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑู‘ูู‡ูŽุง ูˆูŽุดูŽุฑู‘ู ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ูŽุง ูˆูŽุดูŽุฑู‘ู ู…ูŽุง ูููŠู‡ูŽุง

Allฤhumma innฤซ asโ€™aluka khairahฤ wa khaira ahlihฤ wa khaira mฤ fฤซhฤ, wa aโ€™ลซdzu bika min syarrihฤ wa syarri ahlihฤ wa syarri mฤ fฤซhฤ.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan tempat ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan tempat ini, keburukan penduduknya, dan keburukan yang ada di dalamnya." (HR an-Nasai).

Seluruh tahapan perjalanan haji dan umroh idealnya diisi dengan zikir dan doa. Hal ini diharapkan dapat memberikan kemudahan serta keselamatan bagi para jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Artikel terkait

Rekomendasi