Rasulullah Ajarkan Doa Sore untuk Memohon Perlindungan dan Keberkahan

Rasulullah Ajarkan Doa Sore untuk Memohon Perlindungan dan Keberkahan

Waktu sore sering kali berlalu tanpa disadari di tengah padatnya rutinitas harian. Padahal, momen saat matahari mulai condong ke barat ini merupakan waktu yang sangat dianjurkan dalam Islam untuk memperbanyak doa dan dzikir.

Sore hari menjadi ruang refleksi bagi umat Muslim untuk mengingat Allah serta memohon perlindungan atas sisa waktu yang akan dijalani. Dilansir dari Cahaya, Rasulullah SAW telah mencontohkan sejumlah doa yang dibaca pada waktu ini sebagaimana diriwayatkan dalam berbagai hadis sahih.

Islam memandang waktu memiliki nilai ibadah yang kuat, di mana dzikir pagi dan petang menjadi anjuran langsung dalam Al-Qur'an. Menurut Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar, dzikir pada waktu-waktu tersebut berfungsi sebagai benteng perlindungan seorang hamba dari berbagai keburukan.

Dalam buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati karya Jayana, disebutkan bahwa sore hari merupakan penutup aktivitas harian sekaligus persiapan menuju malam yang penuh keberkahan. Berikut adalah beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

1. Doa Memasuki Waktu Sore

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจููƒูŽ ุฃูŽู…ู’ุณูŽูŠู’ู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ู†ูŽุญู’ูŠูŽุงุŒ ูˆูŽุจููƒูŽ ู†ูŽู…ููˆู’ุชูุŒ ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุงู„ู†ู‘ูุดููˆู’ุฑู

Allฤhumma bika amsainฤ, wa bika nahyฤ, wa bika namลซtu, wa ilaikan nusyลซr

Artinya: "Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu sore, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kami kembali."

Doa yang diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dan Jami at-Tirmidzi ini menjadi pengingat bahwa seluruh aspek kehidupan berada dalam kuasa penuh Allah SWT.

2. Doa Ridha terhadap Ketetapan Allah

ุฑูŽุถููŠู’ุชู ุจูุงู„ู„ู‡ู ุฑูŽุจู‘ู‹ุงุŒ ูˆูุจูุงู„ุฅูุณู’ู„ูŽุงู…ู ุฏููŠู’ู†ู‹ุงุŒ ูˆูŽุจูู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู†ูŽุจููŠู‘ู‹ุง ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ู‹ุง

Radhฤซtu billฤhi rabbฤ, wa bil islฤmi dฤซnฤ, wa bi Muhammadin shallallฤhu โ€˜alaihi wa sallama nabiyyan wa rasลซlฤ.

Artinya: "Aku rela Allah sebagai tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, dan Al-Hakim).

3. Doa Memohon Kebaikan dan Perlindungan dari Siksa

ุฃูŽู…ู’ุณูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽุฃูŽู…ู’ุณูŽู‰ ุงู„ู…ูู„ู’ูƒู ู„ู„ู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ูุŒ ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ู ู„ูŽู‡ู ุงู„ู…ูู„ู’ูƒู ูˆูŽู„ูŽู‡ู ุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ู‚ูŽุฏููŠู’ุฑูŒุŒ ุฑูŽุจู‘ู ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ูููŠ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฃูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑู‘ู ู…ูŽุง ูููŠ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ูˆูŽุดูŽุฑู‘ู ู…ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ูŽุงุŒ ุฑูŽุจู‘ู ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ูƒูŽุณู’ู„ู ูˆูŽุณููˆู’ุกู ุงู„ูƒูุจูŽุฑูุŒ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจู ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽุนูŽุฐูŽุงุจู ูููŠ ุงู„ู‚ูŽุจู’ุฑู

Amsainฤ wa amsal mulku lillฤhi wal hamdu lillฤhi, lฤ ilฤha illallฤhu wahdahลซ lฤ syarฤซka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa โ€˜alฤ kulli syaiโ€˜in qadฤซr. Rabbi, asโ€™aluka khaira mฤ fฤซ hฤdzihil lailata wa khaira mฤ baโ€˜dahฤ, wa aโ€˜ลซdzu bika min syarri mฤ fฤซ hฤdzihil lailata wa khaira mฤ baโ€˜dahฤ. Rabbi, aโ€˜ลซdzu bika minal kasli wa sลซโ€™il kibari. Aโ€˜ลซdzu bika min โ€˜adzฤbin fin nฤri wa โ€˜adzฤbin dil qabri.

Artinya: "Kami dan kuasa Allah bersore hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur."

4. Doa Perlindungan dari Bahaya Dunia dan Langit

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู„ูŽุง ูŠูŽุถูุฑู‘ู ู…ูŽุนูŽ ุงุณู’ู…ูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูููŠ ุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽู„ูŽุง ูููŠ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ุณู‘ูŽMููŠู’ุนู ุงู„ุนูŽู„ููŠู’ู…ู

Bismillฤhil ladzฤซ lฤ yadhurru maโ€˜as mihฤซ syaiโ€™un fil ardhi wa lฤ fis samฤโ€™i wa huas samฤซโ€˜ul โ€˜alฤซm.

Artinya: "Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia mahadengar dan mahatahu." (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

Manfaat Spiritual Dzikir Sore Hari

Dzikir sore bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan memiliki dampak mendalam bagi kejiwaan. Amalan ini menjadi benteng dari gangguan yang tidak kasat mata sekaligus membantu meredakan stres setelah beraktivitas seharian.

Dalam buku Energi Dzikir: Menenteramkan Jiwa Membangkitkan Optimisme karya Amin dan Al-Fandi, dijelaskan bahwa konsistensi dalam berdzikir mampu membangun ketenangan batin dan memperkuat optimisme hidup. Kesadaran spiritual ini menjaga hati tetap hidup dalam menghadapi tantangan harian.

Yusuf Al-Qaradawi dalam Fiqh Dzikir dan Doa juga menekankan bahwa dzikir yang dilakukan secara konsisten akan membentuk refleksi diri yang kuat. Sore hari menjadi momen bagi setiap Muslim untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan dan kepada siapa semua urusan akan kembali.

Artikel terkait

Rekomendasi