Umat Islam Disunnahkan Mengumandangkan Takbir Idul Adha 1447 H Selama Lima Hari

Umat Islam Disunnahkan Mengumandangkan Takbir Idul Adha 1447 H Selama Lima Hari

Umat Islam disunnahkan mengumandangkan takbir Idul Adha 1447 H selama lima hari berturut-turut. Dilansir dari Suara, pelaksanaan ibadah sunnah ini dianjurkan setiap selesai menunaikan salat fardu maupun dalam berbagai kesempatan lain.

Durasi takbir Idul Adha sengaja dijalankan lebih panjang daripada Idul Fitri. Hal tersebut menjadi bentuk syiar sekaligus upaya pengagungan terhadap kebesaran Allah SWT.

Penjelasan dalam kitab fikih mazhab Syafi’i menyatakan bahwa takbir Idul Adha mulai dikumandangkan sejak Subuh Hari Arafah atau 9 Dzulhijjah. Pembacaan takbir terus berlanjut hingga waktu asar tanggal 13 Dzulhijjah yang merupakan hari Tasyrik terakhir.

Ketentuan tersebut selaras dengan riwayat mengenai Rasulullah SAW yang bertakbir sejak Subuh 9 Dzulhijjah sampai Asar 13 Dzulhijjah. Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama Republik Indonesia, Hari Arafah 1447 Hijriah bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026.Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sendiri diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026. Dengan demikian, takbiran Idul Adha 1447 H dimulai sejak Selasa, 26 Mei 2026 setelah salat Subuh dan berakhir setelah salat Asar pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Umat Muslim dapat mengumandangkan takbir secara berjamaah di masjid atau membacanya sendiri di tengah aktivitas sehari-hari. Periode pelaksanaan takbir ini mencakup Hari Arafah, Hari Raya Idul Adha, serta tiga hari Tasyrik.

Daftar Waktu Pelaksanaan Takbir Idul Adha 1447 H
Tanggal HijriahTanggal MasehiKeterangan Momen
9 Dzulhijjah 1447 HSelasa, 26 Mei 2026Hari Arafah
10 Dzulhijjah 1447 HRabu, 27 Mei 2026Hari Raya Idul Adha
11 Dzulhijjah 1447 HKamis, 28 Mei 2026Hari Tasyrik Pertama
12 Dzulhijjah 1447 HJumat, 29 Mei 2026Hari Tasyrik Kedua
13 Dzulhijjah 1447 HSabtu, 30 Mei 2026Hari Tasyrik Ketiga

Perbedaan Karakteristik Takbir Idul Adha dan Idul Fitri

Perbedaan paling utama dari kedua takbir hari raya ini terletak pada durasi dan waktu pelaksanaannya. Takbir Idul Fitri memiliki waktu yang relatif lebih singkat karena hanya berlangsung dari malam 1 Syawal hingga sebelum salat Id dimulai.

Sebaliknya, takbir Idul Adha mempunyai waktu pengerjaan yang jauh lebih panjang karena terus dilanjutkan sampai hari Tasyrik terakhir selesai. Aktivitas ini tidak terbatas pada malam hari raya saja, tetapi rutin dibaca pascasalat fardu.

Dalam pelaksanaannya, umat Islam mengenal istilah takbir mutlak dan takbir muqayyad. Takbir mutlak merupakan takbir yang bebas dibaca kapan saja sepanjang bulan Dzulhijjah, sedangkan takbir muqayyad terikat setelah salat wajib.

Keberadaan takbir muqayyad menjadi keunikan tersendiri pada perayaan Idul Adha. Pelaksanaannya yang ajeg setelah salat fardu dari Hari Arafah hingga akhir Tasyrik menjadi bagian dari syiar Islam di berbagai masjid serta musala.

Artikel terkait

Rekomendasi