Emiliano Martinez Fokus Bawa Aston Villa Hadapi Final Europa League

Emiliano Martinez Fokus Bawa Aston Villa Hadapi Final Europa League

Kiper Aston Villa Emiliano Martinez menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membawa timnya menjuarai kompetisi Europa League melawan SC Freiburg dalam laga final yang akan digelar di Istanbul, Turki.

Pernyataan tersebut disampaikan Martinez guna meredam spekulasi masa depannya setelah sempat mengalami situasi tidak pasti pada jendela transfer yang ditutup September lalu, termasuk ketertarikan dari Manchester United.

Penjaga gawang asal Argentina itu mengakui adanya dinamika besar menjelang penutupan bursa transfer, terutama setelah manajer Unai Emery sempat tidak memasukkannya ke dalam skuad saat menghadapi Crystal Palace.

Meskipun Manchester United akhirnya merekrut Senne Lammens, Martinez menyatakan bahwa keputusannya untuk tetap bertahan di Villa Park adalah langkah yang paling tepat.

Saat berbicara kepada media, Martinez mengungkapkan perasaan emosionalnya terkait dinamika perpindahan pemain di dunia sepak bola profesional yang dialaminya.

"Yo digo adiós y lloro cuando me despedí de mi familia de Argentina a Inglaterra también. A veces el fútbol cambia, entran y se van entrenadores. En el fútbol la gente se mueve de un lugar a otro. Eso no significa que yo no tenga respeto total por el club. Yo amo al club", kata Emiliano Martinez.

Komitmen pemain yang akrab disapa Dibu ini tetap kokoh karena ia sangat menghargai pencapaian serta stabilitas yang telah dibangun oleh Aston Villa di bawah arahan Unai Emery.

Martinez juga menambahkan bahwa sejarah kesuksesan pribadinya, seperti meraih gelar juara Piala Dunia dan dua penghargaan Golden Glove, diraih saat ia berseragam klub berjuluk The Villans tersebut.

"Tengo un compromiso con Aston Villa. Soy campeón del Mundo con Aston Villa, gané dos Golden Gloves con Aston Villa. Siempre y para siempre amaré este club. Algún día me voy a retirar, entonces alguien más tendrá que estar bajo los tres palos", tutur Emiliano Martinez.

Ia juga menegaskan rasa bangganya atas keputusan sadar untuk tidak berpindah klub pada jendela transfer yang lalu.

"Estoy muy orgulloso de quedarme. Tomé la decisión correcta", tegas Emiliano Martinez.

Faktor keberadaan Unai Emery menjadi motivasi tambahan yang besar bagi Martinez mengingat rekam jejak impresif sang manajer dalam mengelola pertandingan final di kompetisi Eropa.

Ambisi besar diusung oleh skuad Aston Villa untuk mengakhiri puasa gelar mayor yang telah berlangsung selama 30 tahun terakhir.

Martinez menilai ikatan emosional dan pengorbanan masa kecilnya saat merantau dari Amerika Selatan ke Inggris menjadi bahan bakar motivasi untuk tetap berkonsentrasi penuh pada laga krusial nanti.

Menghadapi SC Freiburg, kiper utama timnas Argentina ini percaya bahwa kebersamaan tim mampu mengatasi perbedaan anggaran belanja pemain dengan klub-klub besar Premier League lainnya.

"Estamos en una final europea y además volvimos a la Champions con todas las circunstancias y las batallas que tuvimos este año. Somos de los que menos gastan en la Premier League. Tenemos un gran entrenador, un gran capitán y un núcleo sólido del equipo. Si nos mantenemos unidos y luchamos juntos, creo que podemos vencer a cualquiera", pungkas Emiliano Martinez.

Artikel terkait