Kiper Aston Villa Emiliano Martinez mengusung ambisi besar menjelang pertandingan final Liga Europa melawan wakil Jerman, SC Freiburg, di Stadion Besiktas, Turki, pada Kamis (21/5) dini hari WIB.
Klub asal Inggris tersebut mencatatkan sejarah baru dengan menembus babak final kompetisi antarklub Eropa untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.
Keberhasilan tim nasional Argentina dalam menyudahi paceklik gelar di Copa America 2021 kini dijadikan sebagai inspirasi utama oleh Emiliano Martinez untuk membangkitkan kejayaan Aston Villa.
"Ketika saya bermain di Copa America pertama saya pada tahun 2021, saya tidak ingat kapan Argentina memenangkan trofi. Ini sama," kata Martinez dikutip dari Daily Mail.
Punggawa di bawah mistar gawang tersebut menilai situasi paceklik trofi yang dialami Aston Villa saat ini sangat mirip dengan kondisi tim nasional negaranya sebelum menjuarai Copa America 2021.
"Bagi penggemar Villa, ketika Anda bertemu mereka di Birmingham, mereka berkata 'Saya belum pernah melihat Villa di final (kejuaraan) Eropa, belum pernah melihat Villa mengangkat trofi'," ucap Martinez menambahkan.
Penjaga gawang berusia 33 tahun itu menegaskan tekadnya untuk menyudahi puasa gelar jangka panjang klub lewat bekal motivasi serta kepercayaan diri tinggi dari pengalaman internasionalnya.
"Jadi saya memiliki pola pikir yang sama seperti saat saya mengikuti Copa America pertama bersama Argentina. Dengan amarah itu, dengan keyakinan dan kepercayaan diri bahwa saya bisa melakukannya," tutur Martinez.
Mantan pemain Arsenal ini juga mengharapkan mentalitas juara yang didapatkannya saat membawa Argentina memenangi Copa America dan Piala Dunia bisa memberikan dampak positif bagi skuad Aston Villa.
"Saya pikir kami pantas mendapatkannya. Para penggemar pantas mendapatkannya. Pelatih (Unai Emery) sudah lima kali ke final Liga Europa dan Anda tidak akan menginginkan orang lain di bangku cadangan untuk memimpin kami," ujar Martinez.
Catatan sejarah menunjukkan Aston Villa terakhir kali meraih kesuksesan di kancah Eropa saat menjadi juara bersama di Piala Intertoto 2001, sedangkan trofi tunggal terakhir mereka diraih pada kompetisi European Cup musim 1981/1982.
"Kami berada di final Europa dan lolos ke Liga Champions lagi terlepas dari semua keadaan dan pasang surut anggaran yang kami miliki tahun ini," kata Martinez.