Petenis tunggal putri Inggris, Emma Raducanu, resmi merekrut kembali Andrew Richardson sebagai pelatih penuh waktu menjelang penampilannya di turnamen WTA 500 Strasbourg dan Prancis Terbuka 2026.
Kombinasi ini mengulang kemitraan sukses mereka saat Raducanu menjuarai US Open 2021 melalui jalur kualifikasi tanpa kehilangan satu set pun. Langkah penyatuan kembali ini diambil setelah sang pemain sempat berganti-ganti pelatih dalam beberapa musim terakhir, termasuk bekerja sama dengan Francisco Roig, Mark Petchey, dan Nick Cavaday.
Sebelum kesepakatan penuh waktu ini tercapai, petenis berusia 23 tahun tersebut sudah memulai blok latihan bersama Richardson di Akademi Tenis Ferrer di Spanyol pada awal bulan Mei 2026 sebagai persiapan menghadapi musim lapangan tanah liat.
"(I’m) grateful to have reconnected with someone who has known me for over a decade now and looking forward to building together one iteration at a time," ujar Emma Raducanu, petenis nomor satu Inggris.
Reuni ini diharapkan mampu memberikan stabilitas serta momentum bagi Raducanu yang sempat absen dari turnamen di Miami, Madrid, dan Roma akibat penyakit pasca-virus. Turnamen Strasbourg yang digelar seminggu sebelum Prancis Terbuka akan menjadi ajang kompetisi pertamanya sejak menelan kekalahan dari Amanda Anisimova di Indian Wells pada Maret lalu.
Akibat absen dalam sejumlah turnamen besar, peringkat dunia Raducanu merosot hingga ke luar posisi 32 besar. Kondisi tersebut membuat dirinya kemungkinan besar tidak akan menempati daftar unggulan saat bertanding di Roland Garros mendatang.
Selain penampilan Raducanu, turnamen WTA Strasbourg juga akan menggelar sejumlah laga lain di babak awal. Berdasarkan prediksi dari pengamat tenis di situs Last Word on Sports, petenis peringkat 30 besar Ekaterina Alexandrova diunggulkan menang dua set langsung atas Ann Li, sementara Leylah Fernandez diprediksi mampu melewati menghadang Magdalena Frech.