10 Fakta Penting Met Gala 2026: Tema, Host, hingga Kontroversi

10 Fakta Penting Met Gala 2026: Tema, Host, hingga Kontroversi

Gelaran fashion paling dinanti, MET Gala 2026, kembali hadir dengan kemewahan yang dibalut berbagai sorotan menarik mulai dari tema hingga isu boikot. Berikut adalah 10 fakta penting yang merangkum perhelatan akbar tahun ini.

  1. Tema Pameran dan Dress Code — Mengusung tajuk "Costume Art", tema tahun ini mengeksplorasi hubungan sejarah antara seni dan mode melalui pameran 200 objek seni yang dipadukan dengan 200 busana koleksi Costume Institute.
  2. Waktu Penyelenggaraan — Menjaga tradisi Senin pertama bulan Mei, acara ini digelar pada Senin, 4 Mei 2026 malam waktu New York atau Selasa pagi waktu Indonesia.
  3. Ajang Amal dengan Dana Fantastis — Acara ini berfungsi sebagai penggalangan dana utama bagi Costume Institute, yang mana pada tahun sebelumnya berhasil mencetak rekor donasi lebih dari US$ 31 juta.
  4. Deretan Host Bertabur Bintang — Beyoncé menandai kepulangannya setelah 10 tahun absen dengan menjadi co-chair bersama Nicole Kidman, Venus Williams, Anna Wintour, serta melibatkan nama besar seperti Sabrina Carpenter dan Teyana Taylor.
  5. Kontroversi Sponsor — Keterlibatan Jeff Bezos dan Lauren Sánchez sebagai sponsor utama dengan sumbangan US$ 10 juta memicu seruan boikot karena dianggap kontradiktif dengan isu kesejahteraan karyawan Amazon.
  6. Siapa yang Absen? — Sejumlah tokoh penting dipastikan tidak hadir tahun ini, termasuk Wali Kota New York Zohran Mamdani, aktris Zendaya, hingga legenda film Meryl Streep.
  7. Lokasi Pameran Baru dan Lebih Luas — Pameran kali ini meresmikan Conde M. Nast Galleries seluas 1.100 meter persegi yang memudahkan akses tamu menuju lokasi makan malam di Temple of Dendur.
  8. Representasi Tubuh Lebih Beragam — Kurator Andrew Bolton menghadirkan 25 manekin baru yang inklusif, termasuk representasi tubuh difabel dan ukuran besar untuk merayakan keberagaman bentuk manusia.
  9. Sejarah Panjang Sejak 1948 — Berawal dari sekadar jamuan tengah malam bagi elite Manhattan pada akhir dekade 40-an, acara ini kini telah bertransformasi menjadi fenomena budaya global.
  10. Tiket Super Eksklusif — Acara ini hanya untuk undangan terbatas dengan harga tiket individu mencapai US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,6 miliar, sementara harga satu meja mulai dari US$ 350.000.

Artikel terkait

Rekomendasi