Gabe Newell Kucurkan Dana Rp 347 Miliar untuk Pengembangan OpenAI

Gabe Newell Kucurkan Dana Rp 347 Miliar untuk Pengembangan OpenAI

Bos Valve sekaligus pemilik platform Steam, Gabe Newell, terungkap memberikan dukungan finansial besar senilai lebih dari USD 20 juta kepada OpenAI pada periode 2018. Informasi ini muncul ke publik pada Selasa (5/5/2026) menyusul perseteruan hukum yang melibatkan Elon Musk dan CEO OpenAI Sam Altman.

Data mengenai suntikan dana ini menjadi sorotan setelah dokumen internal OpenAI dipaparkan dalam persidangan. Pengungkapan tersebut memberikan gambaran baru mengenai keterlibatan para pemimpin industri teknologi dalam mendanai kecerdasan buatan pada masa awal pengembangannya.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detik iNET, Newell menyerahkan dana sebesar USD 20.008.279 atau setara Rp 347 miliar. Angka fantastis tersebut menempatkan dirinya sebagai kontributor finansial terbesar kedua di luar Elon Musk dalam kurun waktu empat tahun, yakni antara 2016 hingga 2020.

Dokumen internal tersebut juga menunjukkan bahwa OpenAI pada mulanya beroperasi sebagai organisasi nirlaba. Struktur ini dirancang untuk memastikan bahwa teknologi AI yang dikembangkan tidak dimonopoli oleh satu individu atau kelompok demi kekuasaan finansial semata.

Selain memberikan modal, Newell diketahui menjabat posisi strategis dalam dewan penasihat informal perusahaan tersebut. Kedudukan ini memungkinkan pemimpin Valve itu memberikan arahan langsung kepada Sam Altman dan Greg Brockman tanpa harus terikat prosedur hukum kursi dewan formal.

Keterlibatan Newell juga berkaitan dengan pengujian sistem AI pada permainan Dota 2 yang dikelola oleh Valve. Pada masa tersebut, agen pembelajaran mesin yang dikembangkan OpenAI dilaporkan menunjukkan performa yang sangat kompetitif dalam ekosistem permainan tersebut.

Ketertarikan Newell terhadap inovasi tidak berhenti pada perangkat lunak, karena ia juga menjalin komunikasi intensif dengan Elon Musk mengenai ilmu saraf. Kolaborasi pemikiran ini pada akhirnya memicu Newell untuk mendirikan unit usaha barunya sendiri yang bernama Starfish Neuroscience.

Meskipun saat ini tengah terjadi ketegangan hukum di internal OpenAI, Newell dilaporkan tetap memegang sikap optimistis terhadap masa depan teknologi machine learning. Baginya, penguasaan terhadap teknologi canggih ini menjadi syarat mutlak bagi siapapun untuk tetap kompetitif dalam persaingan dunia kerja modern di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi