Gangguan Global Melanda ChatGPT Akibat Masalah Teknis Infrastruktur

Gangguan Global Melanda ChatGPT Akibat Masalah Teknis Infrastruktur

Infrastruktur kecerdasan buatan ChatGPT milik OpenAI mengalami kelumpuhan akses global massal pada Jumat, 29 Mei 2026, yang mengakibatkan kegagalan konversi pesan, proses masuk akun, hingga pembuatan akun baru.

Masalah teknis sistemik ini memicu lonjakan laporan dari ribuan pelajar serta profesional di berbagai belahan dunia, termasuk wilayah Amerika Serikat, Eropa, Asia Tenggara, dan Australia. Kota-kota besar di India seperti New Delhi, Noida, Mumbai, Hyderabad, dan Bengaluru juga terdampak signifikan.

Data pantauan real-time dari situs Downdetector menunjukkan grafik laporan error mulai melonjak pada pukul 09.57 WIB dengan 125 laporan. Angka tersebut meningkat drastis menjadi 315 laporan pada puncak gangguan di kisaran pukul 10.12 WIB.

Keluhan pengguna mencakup gangguan total layanan sebesar 88 persen, kendala situs web 6 persen, dan masalah versi bot percakapan sebesar 3 persen. Kerusakan operasional ini juga meluas secara bersamaan ke beberapa produk OpenAI lainnya termasuk developer APIs, DALL-E, Codex, dan Sora yang memicu munculnya pesan kesalahan keterbatasan koneksi simultan pada akun pengguna.

Sebelum insiden kelumpuhan total ini terjadi, platform pemantau mencatat bahwa OpenAI sempat menangani isu penurunan performa berupa peningkatan latensi yang memengaruhi ChatGPT dan API mereka pada 27 Mei 2026.

Pihak pengembang langsung memberikan konfirmasi resmi mengenai kendala operasional global ini melalui pembaruan di halaman status sistem resmi mereka.

"Saat ini kami sedang mengalami masalah," tulis OpenAI di laman web mereka.

Perusahaan menegaskan bahwa tim teknis sedang bekerja keras menjalankan investigasi global untuk mengidentifikasi akar penyebab kelumpuhan sistem, baik karena kegagalan infrastruktur, serangan siber, atau kesalahan pembaruan sistem. Pengguna pun diimbau mengantisipasi gangguan fungsi dasar platform.

"Pengguna mungkin akan menghadapi masalah saat memakai ChatGPT, login, atau membuat akun baru." tulis OpenAI.

Di sisi lain, platform pemantau independen turut mengonfirmasi adanya indikasi gangguan yang lebih luas pada ekosistem kecerdasan buatan tersebut sejak laporan pertama masuk.

"Laporan pengguna mengindikasikan kemungkinan ada problem di OpenAI," kata Downdetector.

Di tengah situasi gangguan ini, OpenAI mengumumkan peluncuran fitur beta baru berupa integrasi langsung ChatGPT dengan Microsoft PowerPoint untuk pengguna akun gratis maupun berlangganan ChatGPT Business. Langkah strategis ini memperkuat posisi perusahaan di pasar produktivitas korporat menjelang rencana Initial Public Offering (IPO) bernilai puluhan miliar dolar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak OpenAI belum memberikan penjelasan rinci lebih lanjut terkait penyebab utama gangguan, sementara para pengguna dialihkan untuk memanfaatkan platform alternatif seperti Claude dari Anthropic atau Gemini dari Google demi menjaga produktivitas kerja.

Artikel terkait

Rekomendasi