Garuda Indonesia memperkuat langkah transformasi digital perusahaan melalui kerja sama strategis dengan SAP Indonesia lewat implementasi RISE with SAP. Integrasi sistem berbasis cloud ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menyederhanakan alur kerja back-office.
Kebutuhan terhadap sistem digital yang terintegrasi menjadi semakin penting bagi maskapai nasional ini. Seperti diberitakan oleh Suara, teknologi cloud, otomatisasi, hingga kecerdasan buatan (AI) kini diaplikasikan untuk mengoptimalkan pengelolaan armada dan pengalaman pelanggan.
Melalui transformasi ke cloud, Garuda Indonesia menyatukan berbagai sistem terpisah ke dalam SAP Cloud ERP Private. Proses inti yang diintegrasikan meliputi sektor keuangan, pengadaan, rantai pasok, hingga operasional yang berhubungan langsung dengan konsumen.
“Kolaborasi dengan SAP ini merupakan bagian penting dari upaya kami untuk memperkuat proses bisnis melalui transformasi digital,” ujar Thomas Oentoro, Wakil CEO Garuda Indonesia, dalam keterangan resminya, Selasa (26/5/2026).
“Dengan memodernisasi inti perusahaan kami, kami membangun organisasi yang lebih terhubung, tangkas, dan disiplin, serta lebih siap dalam mengelola biaya dan merespons lingkungan operasional yang dinamis,” lanjutnya.
Penerapan RISE with SAP ini dirancang untuk menyederhanakan fungsi back-office yang krusial, termasuk alur kerja record-to-report. Kehadiran teknologi analitik dan otomatisasi terintegrasi juga akan meningkatkan visibilitas performa operasional perusahaan.
Transformasi ini turut menghadirkan pengalaman digital baru melalui SAP Fiori. Sistem tersebut memungkinkan akses berbasis peran dan alur kerja yang lebih intuitif guna mendukung aktivitas harian di lingkungan kerja Garuda Indonesia.
Penggunaan teknologi private managed cloud juga diklaim mampu meminimalkan kompleksitas infrastruktur TI. Sistem ini dinilai lebih aman, andal, serta memiliki skala fleksibilitas (scalable) yang tinggi bagi kebutuhan maskapai.
Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, menyatakan bahwa fondasi digital modern telah menjadi kebutuhan utama industri penerbangan saat ini. Terutama dalam menghadapi tekanan operasional dan perubahan perilaku pelanggan yang sangat cepat.
“With mengadopsi SAP Cloud ERP Private melalui perjalanan RISE with SAP, Garuda Indonesia membangun fondasi yang kuat untuk menyederhanakan operasional dan meningkatkan transparansi,” ujar Sianto.
“Langkah ini juga menempatkan maskapai pada posisi yang lebih siap untuk berkembang menuju autonomous enterprise, di mana otomatisasi berbasis AI dapat mendukung operasional yang lebih efisien dan adaptif,” katanya.
Sistem baru ini nantinya juga akan menyokong kesiapan armada serta peningkatan kapasitas operasional Garuda Indonesia di masa depan. Pengelolaan perawatan pesawat (maintenance) dan aset perusahaan diharapkan dapat berjalan dengan lebih optimal.