KRC Genk Ubah Formasi Menghadapi Skuad Muda Antwerp

KRC Genk Ubah Formasi Menghadapi Skuad Muda Antwerp

KRC Genk bersiap menghadapi tantangan Royal Antwerp dalam lanjutan kompetisi Europe Play-Offs pada Selasa, 19 Mei 2026, di tengah kondisi krisis pemain akibat badai cedera yang menimpa pilar utama mereka.

Pelatih KRC Genk Nicky Hayen kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Konstantinos Karetsas, Daan Heymans, Ibrahima Bangoura, dan Noah Adedeji-Sternberg karena masalah kebugaran. Kondisi tersebut memaksa sang manajer mengubah strategi permainan tim secara drastis.

Media Het Belang van Limburg melaporkan bahwa Genk kemungkinan besar akan menerapkan formasi 4-4-2 dengan menduetkan Robin Mirisola dan Aaron Bibout di lini depan. Selain itu, Nikolas Sattlberger dan Ayumu Yokoyama diproyeksikan tampil sejak menit pertama untuk mengisi kekosongan di lini tengah.

Penyesuaian strategi ini menjadi tantangan berat bagi Hayen mengingat peran vital para pemain yang absen sepanjang musim ini dalam mengamankan posisi tim di klasemen.

"Ze ervaren nog hinder, morgen gaat echt te kort dag zijn", kata Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk terkait kondisi anak asuhnya seperti dilansir dari sporza.be.

Hayen menambahkan bahwa manajemen tim sedang mengupayakan agar para pemain yang cedera bisa pulih sebelum pertandingan akhir pekan, namun ia menegaskan tidak ingin menjadikannya alasan untuk meraih hasil minor.

"We proberen richting het weekend te pushen. Dat kan wel haalbaar zijn. Maar ik wil me niet verstoppen achter excuses. Hoe belangrijk zij ook al dit seizoen voor ons geweest zijn, we moeten gewoon dit nog afdwingen", ujar Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.

Di kubu lawan, Royal Antwerp juga mengalami situasi tidak menentu setelah pemecatan pelatih Joseph Oosting akibat tiga kekalahan beruntun yang membuat mereka tertahan di posisi kedua dari bawah dengan 27 poin.

Pelatih interim Antwerp Faris Haroun memutuskan untuk merombak skuad dengan mencoret Dennis Praet serta Gyrano Kerk dan memilih mengandalkan para pemain muda seperti Gerard Vandeplas dan Jules Ahoka untuk sisa musim ini.

Nicky Hayen mengingatkan anak asuhnya untuk tidak memandang remeh motivasi tinggi para pemain muda lawan yang sedang berjuang mengamankan kontrak baru mereka.

"Je mag Antwerp niet onderschatten. De spelers die einde contract zijn, spelen misschien nog voor een toekomst ergens anders. Wij moeten ons concentreren op onszelf. Het is misschien een seizoen geweest van net niet, we hebben nog drie wedstrijden om het net wel over de streep te trekken", tutur Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.

Genk saat ini memimpin klasemen Europe Play-Offs dengan keunggulan tujuh poin atas Antwerp dan hanya membutuhkan hasil konsisten dalam dua laga sisa melawan Antwerp serta OH Leuven untuk menyegel tiket kompetisi Eropa musim depan.

Artikel terkait