Google resmi meluncurkan Gemini Go sebagai asisten kecerdasan buatan versi ringan yang kini mulai tersedia untuk pengguna perangkat berspesifikasi terbatas seperti Android Go. Langkah inovatif ini diambil untuk menghadirkan kemampuan AI generatif pada ponsel pintar kelas entry-level yang hanya memiliki RAM minimal 2GB.
Kehadiran layanan baru ini sekaligus menjadi transisi resmi dari Assistant Go yang sebelumnya diandalkan sebagai asisten digital pada ponsel segmen tersebut, seperti dilansir dari Medcom. Melalui pembaruan sistem ini, pengguna dapat merasakan pengalaman interaksi percakapan berbasis kecerdasan buatan yang jauh lebih interaktif.
Manajer Komunitas Tim Aplikasi Gemini, Anish Kotthapalli, memberikan penjelasan mengenai tujuan utama dari perluasan ekspansi teknologi canggih ini ke lebih banyak lapisan pengguna di berbagai belahan dunia.
“Tujuan kami adalah memastikan bahwa pengalaman AI tetap dapat diakses oleh semua orang, termasuk pengguna perangkat dengan spesifikasi yang lebih sederhana,” ujar Anish Kotthapalli, Manajer Komunitas Tim Aplikasi Gemini.
Akses menuju Gemini Go pada perangkat Android Go yang kompatibel dapat dilakukan secara praktis lewat aplikasi Google Search. Berdasarkan mekanisme operasionalnya, pengguna hanya perlu menekan dan menahan tombol Home atau tombol Power sesuai konfigurasi perangkat.
Aplikasi ringan ini dirancang untuk menunjang aktivitas harian melalui fitur komunikasi, pencarian informasi, hingga bantuan produktivitas dasar. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk menelepon, mengirim pesan teks, mencari rute perjalanan, hingga menemukan rekomendasi restoran lokal terdekat.
Selain itu, sistem ini mendukung pengelolaan jadwal seperti pengaturan alarm, pengingat, dan kalender, serta memungkinkan pengunggahan dokumen atau foto sebagai konteks percakapan. Google mengonfirmasi bahwa peluncuran komersial Gemini Go dilakukan bertahap sehingga ketersediaan aksesnya akan bervariasi di setiap wilayah.