Google Meluncurkan Antigravity 2.0 dan Gemini 3.5 Flash

Google Meluncurkan Antigravity 2.0 dan Gemini 3.5 Flash

Ajang Google I/O 2026 resmi memperkenalkan ekosistem Antigravity 2.0 dan model kecerdasan buatan terbaru bernama Gemini 3.5 Flash. Dilansir dari Medcom, kedua teknologi ini dirancang menjadi fondasi utama dalam pembuatan agen AI yang lebih responsif, fleksibel, serta terintegrasi di berbagai platform.

Google menghadirkan Antigravity 2.0 sebagai aplikasi desktop mandiri yang dibuat khusus untuk mendukung alur kerja berbasis agen. Pengguna juga dapat memanfaatkan Antigravity CLI, sebuah perkakas berbasis terminal ringan untuk memanggil dan memantau pergerakan agen secara efisien.

Integrasi langsung ke aplikasi kini dapat dilakukan oleh pengembang melalui dukungan Gemini API yang telah ditambahkan. Selain itu, Google menyediakan SDK Preview yang memberikan kontrol penuh atas penerapan agen kustom bagi para pengembang.

Proses transisi dari tahap pembuatan prototipe ke pengembangan lokal kini menjadi lebih mudah berkat fitur AI Studio Build Export Flow. Seluruh ekosistem ini terhubung langsung dengan Google Cloud melalui Gemini Enterprise Agent Platform.

Model AI Gemini 3.5 Flash kini diintegrasikan sebagai mesin penggerak utama untuk Antigravity 2.0. Versi terbaru ini diklaim memiliki kecepatan hingga 12 kali lipat lebih tangguh jika dibandingkan dengan Gemini 3.1 Pro.

Gemini 3.5 Flash menunjukkan kemampuan tinggi pada beberapa pengujian, termasuk meraih skor 76,2% pada Terminal-Bench 2.1 dan 84,2% pada CharXiv Reasoning. Dalam sesi demonstrasi, model ini bahkan berhasil membangun sebuah sistem operasi yang berfungsi secara mandiri.

Fleksibilitas agen pada model ini didukung oleh komponen baru seperti sub-agen dinamis, manajemen tugas asinkron, serta fitur hooks. Antigravity 2.0 juga membawa pembaruan fitur seperti Scheduled Tasks yang bekerja mirip cron job.

Fitur Organisasi dan Paket Berlangganan Baru

Manajemen agen kini dilengkapi dengan Projects & Worktree, serta fitur Live Voice Transcription yang memanfaatkan teknologi Gemini Audio. Google turut memperluas konektivitas sistem ini dengan Android, Chrome, Firebase, hingga Science Skills Bundle yang membuka akses ke 30 lebih data ilmu hayati.

Bersamaan dengan peluncuran ini, Google memperkenalkan paket berlangganan AI Ultra Plan dengan tarif USD100 per bulan. Paket ini menawarkan kapasitas data lima kali lipat lebih besar dibandingkan versi Pro Plan.

Sistem kredit bulanan kini dibuat lebih ringkas demi kenyamanan para pengguna. Pelanggan paket Ultra juga akan mendapatkan keuntungan berupa bonus kredit tambahan yang diberikan selama masa libur panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi