Fitur AI Overview pada mesin pencari Google dilaporkan memicu kebingungan setelah memunculkan perilaku tidak terduga saat memproses kata kunci tertentu. Dikutip dari Medcom, sistem kecerdasan buatan tersebut justru memberikan respons layaknya percakapan chatbot biasa, alih-alih menampilkan ringkasan informasi yang relevan dengan hasil pencarian web.
Kejadian unik ini pertama kali dilaporkan oleh Phone Arena setelah sejumlah pengguna memasukkan kata perintah seperti disregard, ignore, atau skip ke dalam kolom Google Search. Sistem AI Overview kemudian merespons input tersebut dengan kalimat seperti Message received! atau Iām here and ready to help.
Kesalahan sistem ini diduga kuat berkaitan dengan cara AI Overview dalam menginterpretasikan kata kerja imperatif atau perintah pendek dari pengguna. Akibatnya, mesin pencari modern ini menganggap kueri tersebut sebagai instruksi langsung dalam sebuah percakapan, sehingga menghasilkan output yang keluar dari konteks pencarian.
Pihak Google telah memberikan konfirmasi resmi mengenai gangguan interpretasi kueri ini kepada Android Authority. Raksasa teknologi tersebut menyatakan bahwa sistem mereka mengalami kesalahan pemahaman terhadap kata kunci spesifik dan saat ini perbaikan sistem tengah disiapkan untuk mengatasi masalah tersebut.
Sebagai langkah penanganan awal, Google telah menonaktifkan sementara fungsi AI Overview untuk beberapa kata kunci yang memicu bug tersebut. Insiden ini mencuat di tengah langkah masif Google yang sedang memperluas integrasi kecerdasan buatan generatif ke berbagai lini layanan mereka.
Sebelumnya pada ajang Google I/O 2026, perusahaan memperkenalkan pembaruan berbasis Gemini AI untuk mengintegrasikan kemampuan generatif ke dalam Google Search, Gmail, Chrome, hingga YouTube. Kendati dinilai menghibur, kekeliruan ini memicu pembahasan mengenai kerentanan sistem AI generatif dalam memahami konteks instruksi yang ambigu pada layanan publik skala besar.