Kolaborasi jam tangan unik AP x Swatch Royal Pop Collection tengah memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta jam tangan di Indonesia. Tingginya minat pasar tidak hanya datang dari para kolektor, tetapi juga didorong oleh aksi para reseller yang memborong produk ini sejak malam sebelum penjualan resmi dibuka.
Seperti dilansir dari Belanjaon, antusiasme yang luar biasa ini berdampak langsung pada lonjakan harga di berbagai platform e-commerce. Berdasarkan pantauan di sejumlah marketplace, para reseller kini menawarkan koleksi tersebut dengan harga mulai dari Rp 49 jutaan.
Nilai pasar sekunder tersebut mengalami kenaikan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan harga retail resminya. Pihak produsen sendiri menetapkan harga resmi untuk koleksi jam tangan ini berada di kisaran Rp 7 jutaan.
Melalui pengumuman resminya, pihak Swatch mengonfirmasi bahwa The Royal Pop Collection masih akan dipasarkan selama beberapa bulan ke depan. Untuk pasar Indonesia, distribusi dan penjualan resmi dipusatkan di dua lokasi, yaitu Grand Indonesia dan Pacific Place.
Kerja sama ini dinilai berhasil menarik perhatian karena memadukan estetika ikonik dari Audemars Piguet dengan bahasa desain Swatch yang ekspresif. Ciri khas Royal Oak yang legendaris tetap dipertahankan, terutama pada bentuk bezel segi delapan dan keberadaan delapan sekrup heksagonalnya.
Secara garis besar, seri AP x Swatch Royal Pop Collection ini terbagi ke dalam dua kategori gaya utama, yaitu model Lépine dan model Savonnette. Walau mengusung spesifikasi dasar yang identik, kedua varian ini menampilkan karakteristik visual yang berbeda.
Spesifikasi Lengkap Seri Lépine
Model Lépine menjadi varian yang paling bervariasi dengan menyediakan enam opsi warna yang mencolok. Jam ini mengadopsi tata letak arloji saku klasik, di mana bagian crown atau pemutar jam ditempatkan pada posisi angka 12.
Pilihan warna yang tersedia untuk varian ini meliputi Green Eight, Blaue Acht, Ocho Negro, Huit Blanc, Orenji Hachi, serta Otto Rosso. Setiap model menonjolkan perpaduan warna yang berani dan kasual.
Pada sektor dapur pacu, varian Lépine mengandalkan movement otomatis SISTEM51 yang menjadi teknologi mesin andalan dari Swatch. Untuk perlindungan maksimal, bagian kaca depan memanfaatkan material safir anti-gores yang sudah dilengkapi lapisan anti-reflektif.
Dimensi fisik arloji bergaya Lépine ini memiliki diameter sebesar 40 mm dengan tingkat ketebalan mencapai 8,4 mm. Produk ini juga dilengkapi dengan tali dari kulit anak sapi dengan detail jahitan kontras yang dapat dilepas pasang. Untuk harga resminya, model Lépine dibanderol sekitar 400 dolar AS atau setara dengan Rp 7 jutaan.
Spesifikasi Lengkap Seri Savonnette
Selain varian Lépine, tersedia pula model Savonnette yang hadir dengan pendekatan desain yang lebih eksperimental. Karakter pembeda yang paling kentara pada model ini adalah pergeseran posisi crown yang diputar menuju arah angka 3.
Sisi dial pada versi Savonnette juga terlihat lebih kompleks dan eksklusif berkat kehadiran sub-dial detik berukuran kecil. Kendati memiliki perbedaan format visual, material utama dan spesifikasi teknis jam ini tetap sama dengan versi Lépine.
Arloji ini tetap memanfaatkan material Bioceramic, pelindung kaca safir anti-gores, serta mesin otomatis SISTEM51. Identitas kolaborasi berupa logo Audemars Piguet dan Swatch turut disematkan pada bagian dial serta komponen crown.
Berbeda dengan Lépine, model Savonnette hanya diproduksi dalam dua opsi warna, yaitu OTG Roz dan Lan Ba yang mengombinasikan warna-warna cerah. Untuk urusan harga, Swatch menjual varian Savonnette dengan nilai sedikit lebih tinggi, yakni sekitar 420 dolar AS atau setara dengan Rp 7,3 jutaan.