Harper Beckham, putri bungsu pasangan Victoria dan David Beckham, dilaporkan tengah mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia bisnis kecantikan dengan fokus pada produk perawatan kulit. Remaja berusia 14 tahun tersebut memilih jalur kewirausahaan setelah mengalami permasalahan kulit yang cukup serius, sebagaimana dilansir dari Wolipop.
Minat Harper dalam industri estetika ini dikonfirmasi langsung oleh sang ibu, Victoria Beckham, melalui podcast Aspire with Emma Grede. Victoria menjelaskan bahwa keinginan putrinya muncul dari pengalaman pribadi saat berjuang mengatasi kondisi kulit wajahnya beberapa tahun lalu.
"Dia datang kepadaku dua atau tiga tahun lalu dan dia benar-benar berjuang dengan masalah kulitnya," kata Victoria Beckham, pengusaha kosmetik.
Menurut penuturan Victoria, Harper sempat terpengaruh oleh tren merek kecantikan tertentu yang justru berdampak buruk bagi kesehatan wajahnya. Penggunaan produk yang tidak tepat memaksa remaja tersebut untuk menjalani perawatan medis di bawah pengawasan dokter kulit.
"Dulu kulitnya bagus, tapi kemudian seperti semua gadis muda, dia tergoda oleh merek-merek kecantikan tertentu dan menggunakan banyak produk di wajahnya yang tidak cocok untuk kulitnya, dan akibatnya dia harus pergi ke dokter kulit karena kulitnya benar-benar bermasalah," kata Victoria.
Dukungan penuh diberikan oleh Victoria yang juga memiliki pengalaman serupa terkait masalah jerawat di berbagai fase usianya. Hal ini menjadi landasan emosional bagi ibu dan anak tersebut untuk mengembangkan solusi perawatan kulit yang efektif.
"Aku sendiri pernah mengalami hal itu... Aku menderita jerawat anak-anak, jerawat remaja, jerawat dewasa. Maksud saya, semua jenis jerawat, aku pernah mengalaminya. Jadi, aku benar-benar bisa memahami perasaannya," ujar Victoria.
Keseriusan Harper dalam membangun jenama ini ditunjukkan melalui presentasi konsep bisnis yang matang kepada ibunya. Ia secara spesifik menyasar celah pasar untuk kulit rentan berjerawat yang selama ini sulit ia temukan di pasaran.
"Itu adalah produk-produk yang dia koleksi, hal-hal yang dia sukai. Tapi dia benar-benar tidak bisa menemukan apa yang dia inginkan yang cocok untuk kulitnya yang rentan berjerawat. Dan itu memang tidak ada," kata Victoria.
Meski Victoria meyakini peluncuran lini tersebut akan terwujud, fokus utama Harper saat ini tetap pada bidang akademik. Proyek bisnis ini akan dikembangkan secara bertahap mengingat Harper masih harus menyelesaikan kewajiban sekolahnya.
"Pada saat yang sama, dia masih sekolah. Dia sedang belajar untuk ujian GCSE-nya... Tapi itu adalah hasratnya. Itulah yang ingin dia lakukan," ujar Victoria.