Umat Muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadan sering kali menghitung masa perjalanan ibadah yang telah mereka lalui. Perhitungan jumlah hari puasa ini dapat berbeda bagi sebagian masyarakat karena adanya perbedaan dalam menentukan awal bulan Ramadan.
Dilansir dari Caritahu, awal puasa Ramadan tahun 2026 yang ditetapkan oleh pemerintah dan organisasi Muhammadiyah selisih satu hari. Kondisi ini menyebabkan posisi hari puasa pada tanggal 15 Maret 2026 turut mengalami perbedaan menurut masing-masing acuan.
Masyarakat perlu memahami metode perhitungan dari kedua belah pihak untuk mengetahui tanggal 15 Maret 2026 sudah memasuki hari puasa yang keberapa.
Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Merujuk pada keputusan tersebut, hari pertama puasa dimulai pada tanggal 19 Februari 2026.
Selanjutnya, hari ke-10 Ramadan bertepatan dengan tanggal 28 Februari 2026, dan hari ke-11 Ramadan jatuh pada tanggal 1 Maret 2026. Melalui hitungan ini, tanggal 15 Maret 2026 bertepatan dengan tanggal 25 Ramadan 1447 Hijriah.
Umat Muslim yang mengikuti pedoman resmi dari pemerintah dipastikan sedang menjalani ibadah puasa hari ke-25 pada tanggal tersebut.
Ketetapan Hari Puasa Berdasarkan Versi Muhammadiyah
Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah satu hari lebih awal, yaitu pada tanggal 18 Februari 2026, dengan menerapkan metode hisab. Berdasarkan penghitungan organisasi ini, tanggal 1 Ramadan dimulai pada 18 Februari 2026.
Hari ke-10 Ramadan menurut versi Muhammadiyah jatuh pada tanggal 27 Februari 2026, yang kemudian diikuti hari ke-11 Ramadan pada tanggal 28 Februari 2026. Perhitungan ini menempatkan tanggal 15 Maret 2026 pada posisi 26 Ramadan 1447 Hijriah.
Warga yang mengikut ketetapan organisasi Muhammadiyah berarti tengah menunaikan ibadah puasa hari ke-26 pada tanggal tersebut.
Perbandingan Perhitungan Hari Puasa Ramadan
Selisih satu hari pada penetapan awal bulan Ramadan ini secara otomatis membedakan penanggalan Hijriah pada hari yang sama.
| Acuan Awal Puasa | 15 Maret 2026 | Hari Puasa |
|---|---|---|
| Pemerintah (19 Februari 2026) | 25 Ramadan 1447 H | Puasa ke-25 |
| Muhammadiyah (18 Februari 2026) | 26 Ramadan 1447 H | Puasa ke-26 |
Fenomena perbedaan ini merupakan hal yang lumrah terjadi akibat penggunaan metode penentuan hilal yang tidak sama. Meskipun berbeda, kedua acuan ini sama-sama menunjukkan bahwa umat Muslim sudah berada di fase akhir Ramadan yang biasanya diisi dengan peningkatan ibadah jelang Idulfitri.