Umat Islam Boleh Gabungkan Niat Puasa Zulhijah dengan Puasa Senin Kamis

Umat Islam Boleh Gabungkan Niat Puasa Zulhijah dengan Puasa Senin Kamis

Penggabungan dua ibadah puasa sunnah dalam satu hari sering menjadi pembahasan hangat saat awal bulan Zulhijah bertepatan dengan hari Senin atau Kamis. Banyak umat Islam yang ingin mempertahankan rutinitas puasa mingguan mereka sekaligus meraih keutamaan bulan Zulhijah.

Dilansir dari Detikcom, literatur fikih menyediakan panduan lengkap mengenai hukum dan bacaan niat bagi umat muslim yang ingin menjalankan kedua amalan tersebut secara bersamaan.

Puasa Zulhijah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada hari-hari awal bulan Zulhijah. Ibadah ini menjadi salah satu persiapan spiritual bagi umat Islam sebelum menyambut Hari Raya Idul Adha.

Anjuran ini didasarkan pada hadits dari Hafshah RA yang menyatakan:

"Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Zulhijah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum Subuh." (HR Ahmad dan An-Nasa'i)

Lafaz Niat Puasa Zulhijah

Berikut adalah bacaan niat untuk melaksanakan puasa sunnah Zulhijah:

ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽู‡ู’ุฑู ุงู„ู’ุญูุฌู‘ูŽุฉู ุณูู†ู‘ูŽุฉูŽ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Arab latin: Nawaitu shauma-sy-syahri dzilhijjati sunnata-lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah Ta'ala."

Mengenal Puasa Senin Kamis

Puasa pada hari Senin dan Kamis merupakan ibadah sunnah yang rutin dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya. Kebiasaan Rasulullah SAW ini menjadi teladan yang diikuti oleh umat Islam hingga saat ini.

Hal tersebut dikuatkan oleh riwayat dari Aisyah RA:

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุชูŽุญูŽุฑู‘ูŽู‰ ุตููŠูŽุงู…ูŽ ุงู„ู’ุฅูุซู’ู†ูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽู…ููŠุณู (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ู†ุณุงุฆูŠ )

Artinya: "Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW memilih waktu puasa hari Senin dan hari Kamis." (HR Tirmizi)

Lafaz Niat Puasa Senin

Bagi umat Islam yang hendak menunaikan puasa sunnah pada hari Senin, berikut adalah lafaz niatnya:

ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุบูŽุฏู ูููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ุฅูุซู’ู†ูŽูŠู’ู†ู ุณูู†ู‘ูŽุฉูŒ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Arab latin: Nawaitu sauma gadin fi yaumil-isnaini sunnatal lillahi ta รคlรค.

Artinya: Saya niat puasa besok pada hari Senin sunnah karena Allah Ta'ala.

Lafaz Niat Puasa Kamis

Sementara itu, bagi yang ingin mengamalkannya pada hari Kamis, bacaan niatnya adalah sebagai berikut:

ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุบูŽุฏู ูููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ุฎูŽู…ููŠุณู ุณูู†ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Arab latin: Nawaitu ลŸauma gadin fi yaumil-khamisi sunnatan lillฤhi ta'ฤlฤ.

Artinya: Saya niat puasa besok pada hari Kamis sunnah karena Allah Ta'ala.

Hukum Menggabungkan Dua Puasa Sunnah

Mengenai legalitas hukumnya, Wahbah Az-Zuhaili dalam kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu menjelaskan bahwa umat Islam diperbolehkan menyatukan dua ibadah sunnah ke dalam satu amalan tunggal. Aturan fikih ini berlaku langsung untuk pelaksanaan puasa Zulhijah yang bertepatan dengan hari Senin atau Kamis.

Pandangan tersebut selaras dengan ketetapan dari ulama mazhab Syafi'iyyah. Para ulama dari mazhab ini menegaskan kebolehan melafalkan dua niat puasa sunnah sekaligus dalam satu hari yang sama, sehingga seorang muslim bisa meraih dua keutamaan ibadah sekaligus.

Artikel terkait

Rekomendasi