Ibnu Jamil Pilih Destinasi Liburan Berdasarkan Rute Lari Marathon

Ibnu Jamil Pilih Destinasi Liburan Berdasarkan Rute Lari Marathon

Aktor sekaligus presenter Ibnu Jamil kini mulai mengubah pola perjalanannya dengan lebih selektif memilih destinasi liburan yang mendukung hobi barunya berolahraga lari. Hal ini dilakukan pria berusia 45 tahun tersebut bersama sang istri, Ririn Ekawati, saat menjelajahi berbagai kota di dunia.

Perubahan preferensi wisata ini diakui Ibnu Jamil bergeser dari kebiasaan lama mereka yang lebih sering mengunjungi kawasan pantai. Sebagaimana dilansir dari Detik Travel, fokus utama mereka saat ini adalah mencari lokasi yang memiliki fasilitas atau ajang lari yang memadai.

"Kalau liburan, dulu kami suka ke pantai. Tapi sekarang, karena saya dan Ririn lagi suka lari, kami mencari destinasi yang memungkinkan kami untuk lari," ujar Ibnu Jamil.

Kegiatan olahraga ini dinilai sebagai metode yang efektif untuk mengenal suasana kota secara lebih mendalam. Selain aspek kesehatan, Ibnu mulai melirik kota-kota penyelenggara World Major Marathon (WMM) seperti Tokyo, London, hingga New York sebagai target kunjungan berikutnya.

"Enggak harus kota yang masuk World Major Marathon (WMM) juga, ya. Kota-kota yang belum terlalu terkenal juga ingin kami kunjungi," kata Ibnu Jamil.

Salah satu kota yang memiliki daya tarik khusus bagi Ibnu adalah Manchester di Inggris. Kedekatan emosional terhadap klub sepak bola di kota tersebut membuat Ibnu merasa perjalanan ke sana memberikan kesan yang lebih mendalam dibandingkan sekadar pelesir biasa.

"Buat saya, Manchester itu bukan cuma destinasi liburan. Selain liburan, saya juga bisa dapat pengalaman yang lebih 'spiritual'," kata Ibnu Jamil.

Di tengah rencana perjalanannya, Ibnu sempat memberikan gurauan kepada rekannya, dr Tirta Mandira Hudhi, yang sedang berada di Manchester. Hal itu berkaitan dengan kekalahan Liverpool dari Manchester United dengan skor 2-3 pada pertandingan Premier League di Old Trafford baru-baru ini.

"dr Tirta kan lagi di Manchester, hati-hati ya. Apalagi kalau tim yang didukung kalah (Liverpool), bisa malas pulang," ujar Ibnu Jamil.

Kekalahan tim tersebut dikonfirmasi melalui unggahan media sosial dr Tirta yang memperlihatkan keberadaannya di stadion saat momen pertandingan berlangsung. Ibnu berseloroh bahwa atmosfer pertandingan dan hobi lari bisa menjadi perpaduan unik saat berada di kota tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi