Persiapan intensif kini tengah dijalani oleh skuad Persib Bandung menjelang pertandingan final penentu kompetisi. Seperti dikutip dari Bola, jajaran staf kepelatihan memilih untuk langsung mengalihkan fokus para pemain dan melupakan hasil positif pada laga sebelumnya.
Keputusan taktis tersebut diambil demi memastikan kondisi fisik serta mental seluruh pemain berada dalam tingkat puncak sebelum pertandingan dimulai. Program penguatan strategi yang dirancang oleh asisten pelatih Igor Tolic ini secara khusus disiapkan untuk menghadapi laga krusial di pekan penutup.
Skuad Pangeran Biru dijadwalkan menjamu Persijap Jepara dalam pertandingan pamungkas Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026). Manajemen tim tetap meminta para pemain waspada karena posisi puncak klasemen saat ini masih dinamis.
Tim pelatih telah menyusun program kerja yang terukur sepanjang pekan ini guna mematangkan kesiapan armada Maung Bandung. Latihan tidak hanya berpusat pada penguatan fisik, melainkan juga menyentuh detail transisi permainan serta skenario bola mati untuk membuka peluang di lapangan.
“Ini pekan yang normal, kami telah melupakan pertandingan sebelumnya," kata Tolic dikutip dari situs resmi I.League.
"Kami punya tiga sesi latihan. Kami manfaaatkan itu untuk pemulihan, latihan menyerang, bertahan, dan skema bola mati, kami siap untuk laga terakhir nanti."
Dalam perburuan mahkota juara, posisi Persib Bandung kini menjadi yang paling diunggulkan setelah meraih kemenangan penting atas PSM Makassar. Hasil tersebut membuat poin tim kebanggaan warga Jawa Barat ini semakin menjauh, sekaligus memperkecil peluang rival terdekatnya, Borneo FC, yang bermain imbang melawan Laskar Kalinyamat pekan lalu.
Sebagai persiapan akhir menjelang laga kontra Persija Jakarta, Persib Bandung juga sempat menjalani official training di Stadion Segiri. Walaupun Maung Bandung hanya membutuhkan tambahan minimal satu poin untuk mengunci gelar juara tiga musim beruntun, tim pelatih melarang keras adanya kepuasan diri yang berlebihan.
Kelalaian kecil di stadion kandang dinilai dapat berakibat fatal jika kompetitor terdekat mereka berhasil mengamankan poin penuh saat melawan Malut United. Oleh karena itu, mentalitas kompetitif para pemain wajib dipertahankan sampai menit terakhir pertandingan.
“Kami akan tampil 100 persen, belum ada yang selesai. Masih ada 90 menit pertandingan, belum ada perayaan, tidak ada sama sekali. Kami hanya fokus pada bagaimana kami akan bermain nanti,” ucap Tolic.
Di atas kertas, klub asal Kota Kembang ini sebenarnya memiliki rekam jejak yang sangat superior saat bermain di hadapan publik sendiri. Dari belasan laga kandang yang dijalani sepanjang musim ini, dominasi kemenangan diraih hampir absolut, dan tercatat hanya ada satu tim yang bisa mencuri poin dari markas Giallorossi Jabar tersebut.
Kondisi sebaliknya terjadi pada rekor tandang Persijap Jepara musim ini yang menunjukkan tren kurang impresif dengan catatan kekalahan cukup mendominasi. Walau statistik berpihak pada tuan rumah, kewaspadaan penuh tetap menjadi prioritas utama bagi tim Persib Bandung.
“Saya harap kami bisa mempertahankan ini di pertandingan berikutnya (vs Persijap) karena ini belum selesai. Seperti yang saya katakan juga kemarin, ini tidak akan selesai sampai akhir."
"Jadi, saya berharap kami bisa meraih hasil yang baik di pertandingan berikutnya dan menjuarai liga,” tutup Igor Tolic.