Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi spesies baru mosasaurus yang menjadi penguasa lautan purba pada periode Kapur sekitar 145 juta hingga 66 juta tahun lalu. Reptil laut raksasa yang hidup sezaman dengan dinosaurus ini digambarkan memiliki peran serupa T. rex tetapi di dalam air.
Seperti dilansir dari Detik iNET, spesies yang baru dideskripsikan ini masuk ke dalam genus Tylosaurus. Spesies baru tersebut diberi nama Tylosaurus rex (disingkat T. rex) untuk membedakannya dari anggota kelompok mosasaurus lainnya.
Laporan yang diterbitkan dalam jurnal Bulletin of the American Museum of Natural History menyebutkan nama spesies ini berarti "raja para tylosaurus". Fosil purba tersebut diperkirakan berusia sekitar 80 juta tahun dan sebagian besar ditemukan di wilayah Texas beberapa dekade lalu.Ukuran tubuh mosasaurus T. rex ini mencapai panjang 13 meter atau setara dengan bus wisata. Predator ini dilengkapi dengan gigi bergerigi halus serta rahang yang sangat kuat, dengan bukti-bukti fosil yang menunjukkan adanya pertarungan sengit antar sesama spesies.
"Segala sesuatu lebih besar di Texas, dan tampaknya itu termasuk mosasaurus,"
ujar penulis studi Amelia Zietlow dari American Museum of Natural History di New York.Penemuan ini bermula ketika Zietlow meneliti koleksi fosil tahun 1979 di American Museum of Natural History. Ia menyadari spesimen yang awalnya berlabel Tylosaurus proriger (spesies mosasaurus yang dideskripsikan sejak 1869) memiliki ciri yang tidak cocok dengan jenisnya.
Zietlow bersama timnya kemudian membandingkan temuan itu dengan fosil asli T. proriger di Museum of Comparative Zoology Harvard. Hasilnya, fosil tersebut terbukti sebagai spesies baru, dan lebih dari selusin fosil di institusi lain juga diketahui salah diidentifikasi.
Jika dibandingkan dengan T. proriger, spesies T. rex memiliki tubuh 4 meter lebih panjang, struktur gigi bergerigi halus, dan hidup beberapa juta tahun lebih muda. Fosil T. proriger umumnya ditemukan di Kansas dan berusia 84 juta tahun, sedangkan T. rex mayoritas berasal dari Texas dan berusia 80 juta tahun.
Anatomi tubuh T. rex mengonfirmasi bahwa hewan purba ini merupakan predator laut yang sangat tangguh. Selain ukuran tubuhnya yang masif, kekuatan utama reptil laut ini terletak pada otot rahang serta otot leher yang kokoh.
Sejumlah fosil yang ditemukan bahkan memperlihatkan bekas cedera parah. Salah satu spesimen di Perot Museum of Nature and Science di Dallas kehilangan ujung moncong dan mengalami patah pada rahang bawah akibat serangan individu sesama spesies.
"Melalui studi dan pemeriksaan kami terhadap fosil-fosil yang terawetkan dengan baik yang dikumpulkan di seluruh wilayah Texas utara, kami memiliki bukti kekerasan di dalam spesies ini pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya pada spesimen Tylosaurus lainnya,"
kata Ron Tykoski dari Perot Museum of Nature and Science.
Akibat penemuan ini, beberapa spesimen mosasaurus terkenal yang sebelumnya dikira sebagai T. proriger kini diklasifikasikan ulang menjadi T. rex. Termasuk di antaranya adalah spesimen besar bernama "Bunker" di Universitas Kansas dan spesimen "Sophie" yang dipamerkan di Yale Peabody Museum.