Inggris Wajibkan Perusahaan Teknologi Blokir Pornografi di Ponsel Anak

Inggris Wajibkan Perusahaan Teknologi Blokir Pornografi di Ponsel Anak

Pemerintah Inggris mewajibkan perusahaan teknologi besar untuk memasang sistem pengamanan guna mencegah penyebaran konten pornografi di kalangan anak-anak pada Senin (8/6/2026).

Langkah ini diambil demi memproteksi pengguna di bawah umur dari kiriman atau unggahan gambar tidak senonoh melalui perangkat gawai. Regulasi ketat disiapkan apabila korporasi digital mengabaikan instruksi tersebut, sebagaimana dilansir dari Internasional.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa produsen teknologi seperti Apple dan Google wajib mengintegrasikan solusi teknis pada ponsel pintar maupun tablet. Sistem tersebut harus mampu mendeteksi sekaligus memblokir material eksplisit secara otomatis bagi pengguna anak, sementara orang dewasa tetap dapat mengakses konten terkait lewat mekanisme verifikasi usia.

"Hari ini saya menyerukan kepada perusahaan-perusahaan teknologi yang beroperasi di negara ini untuk memperkenalkan kontrol perangkat yang mencegah anak-anak mengirim dan menerima gambar-gambar yang eksplisit secara seksual," kata Starmer, Perdana Menteri Inggris.

Pernyataan resmi yang diterbitkan otoritas Inggris pascapidato pemimpin negara tersebut memberikan tenggat waktu selama tiga bulan kepada para produsen gawai. Jika tidak ada tindakan nyata, langkah hukum berupa undang-undang baru akan diajukan untuk memaksa kepatuhan industri teknologi.

"Ini akan mencakup denda bagi perusahaan. Tidak ada yang dikesampingkan, dan sebagai upaya terakhir pemerintah sedang menjajaki apakah ini dapat memperluas tanggung jawab pidana bagi para bos teknologi yang gagal mematuhi," kata pernyataan pemerintah, Pemerintah Inggris.

Artikel terkait

Rekomendasi