Intel resmi memperkenalkan lini prosesor terbaru bernama Intel Arc G-Series yang dirancang khusus sebagai komponen utama perangkat PC gaming handheld masa depan pada Juni 2026. Lini ini mengawali debutnya melalui varian Intel Arc G3 dan Intel Arc G3 Extreme untuk sistem operasi Windows 11, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Inovasi komponen ini disampaikan langsung oleh perwakilan manajemen perusahaan dalam keterangan resmi. Produk baru tersebut ditujukan untuk memberikan efisiensi daya sekaligus performa tinggi bagi para pemain game.
"Intel Arc G-Series merepresentasikan komitmen mendalam terhadap dunia gaming. Lini prosesor ini menghadirkan performa PC tanpa kompromi langsung di dalam genggaman Anda, dikombinasikan dengan aksesibilitas dan respons instan khas konsol. Kami membuktikan bahwa ketika yang lain terpaksa berkompromi, para gamer tidak harus mengalaminya," ujar Dan Rogers, Vice President and General Manager PC Product Client Computing Group Intel.
Arsitektur prosesor ini dibangun menggunakan fondasi Intel Core Ultra Series 3 dengan kode sandi Panther Lake. Pembuatannya menerapkan teknologi node proses Intel 18A yang mengombinasikan konfigurasi unik berupa 2 Performance Core, 8 Efficient Core, dan 4 Low-Power Efficient Core.
Sektor pengolah grafis produk ini mengandalkan GPU Intel Arc B390 dengan arsitektur Xe3 yang mendukung real-time ray tracing. Teknologi tersebut mengintegrasikan fitur XeSS Super Resolution berbasis AI, XeSS Multi-Frame Generation untuk kelancaran pergerakan, serta Xe Low Latency untuk memangkas waktu respons input.
Fasilitas pendukung lain yang disematkan meliputi Mode XBOX untuk antarmuka layar penuh, Intel Precompiled Shaders dari cloud untuk mempercepat loading, serta konektivitas nirkabel Wi-Fi 7 R2 dan Bluetooth 6 ganda. Perangkat ini juga dilengkapi dukungan Intel Thunderbolt 4 dengan bandwidth mencapai 40 Gbps.
Informasi mendalam mengenai spesifikasi Intel Arc G3 akan dipaparkan lebih lanjut oleh Intel bersama mitra produsen peralatan asli pada ajang Computex 2026. Konsol genggam perdana yang dipastikan mengadopsi prosesor ini meliputi Acer Predator Atlas 8, MSI Claw 8 EX AI+, dan OneXPlayer.