ITSEC Asia Dukung Talenta Keamanan Siber Lokal Lewat Solusi Berbasis AI

ITSEC Asia Dukung Talenta Keamanan Siber Lokal Lewat Solusi Berbasis AI

Dukungan nyata bagi talenta lokal serta percepatan pengembangan solusi keamanan digital adaptif berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) kini menjadi fokus utama. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mempercepat pembentukan ekosistem keamanan siber yang tangguh di Indonesia.

Dikutip dari Medcom, ITSEC Asia menyalurkan apresiasi berupa perangkat kerja kepada Firoos Ghathfaan Ramadhan, seorang pelajar berusia 14 tahun asal Subang. Remaja tersebut berhasil menarik perhatian publik setelah berhasil mengidentifikasi celah keamanan pada platform berskala global, sekaligus membuktikan daya saing internasional talenta muda Indonesia.

Fasilitas tersebut disalurkan melalui Cyber Talent Indonesia Scholarship Program demi menunjang aktivitas riset serta kemampuan teknis yang bersangkutan.

Patrick Dannacher selaku President Director ITSEC Asia menegaskan bahwa tantangan siber pada masa kini bukan sekadar masalah teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia. Menurutnya, Indonesia perlu membangun ekosistem serius agar talenta muda seperti Firoos terus berkembang dan berkontribusi bagi ketahanan nasional.

Menyikapi misi tersebut, anak perusahaan ITSEC Asia, Cyber & AI Academy, bergerak aktif menjembatani jarak antara kebutuhan industri dan kesiapan para tenaga ahli. Investasi pada talenta dan penguasaan teknologi harus berjalan beriringan guna menghadapi lanskap ancaman digital yang semakin kompleks.

Selain berfokus pada pengembangan kualitas SDM, inovasi baru diperkenalkan melalui solusi berbasis AI yang dirancang untuk mendukung sistem pertahanan digital agar lebih otonom. ITSEC Asia meluncurkan pengembangan IntelliBroń Aman versi Enterprise dan School.

Solusi ini bertujuan memberikan perlindungan terpusat bagi sektor bisnis dan pendidikan.

Hingga saat ini, IntelliBroń Aman telah diunduh lebih dari 200 ribu kali, mencerminkan relevansi teknologi lokal dalam menjawab kebutuhan keamanan berbagai sektor.

Perusahaan yang kini diperkuat oleh lebih dari 400 ahli di berbagai negara tersebut terus memantapkan posisinya sebagai pemimpin industri. Melalui inovasi seperti platform IntelliBroń, komitmen diperkuat demi mempercepat transformasi digital Indonesia yang aman dan adaptif.

Patrick berharap langkah ini dapat membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berinovasi demi masa depan kedaulatan digital Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi