Jadwal Puasa Sunah Dzulqa'dah 1447 H April dan Mei 2026

Jadwal Puasa Sunah Dzulqa'dah 1447 H April dan Mei 2026

Umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah seperti berpuasa sunah saat memasuki bulan Dzulqa'dah. Dilansir dari Kiaton, Dzulqa'dah merupakan salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan dalam kalender Hijriah.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 rilis Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, 1 Dzulqa'dah 1447 H diperkirakan jatuh pada Minggu, 19 April 2026. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan awal bulan tersebut satu hari lebih awal, yaitu Sabtu, 18 April 2026.

Perbedaan penetapan tanggal ini bersumber dari penggunaan metode yang berbeda, yakni rukyat dan hisab. Secara bahasa, Kemenag RI menjelaskan Dzulqa'dah berarti duduk atau berhenti, merujuk kebiasaan masyarakat Arab dahulu yang menghentikan peperangan demi menghormati bulan ini.

Jika merujuk pada estimasi pemerintah bahwa 1 Dzulqa'dah jatuh pada 19 April 2026, terdapat beberapa rangkaian puasa sunah yang dapat ditunaikan oleh umat muslim.

Puasa Senin-Kamis

Ibadah puasa rutin Senin dan Kamis pada bulan Dzulqa'dah dapat dilaksanakan pada tanggal-tanggal berikut:

  • Senin, 20 April 2026
  • Kamis, 23 April 2026
  • Senin, 27 April 2026
  • Kamis, 30 April 2026
  • Senin, 4 Mei 2026
  • Kamis, 7 Mei 2026
  • Senin, 11 Mei 2026
  • Kamis, 14 Mei 2026

Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah tiga hari yang dilakukan setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya tanggal 13, 14, dan 15. Sesuai kalender pemerintah, jadwalnya jatuh pada:

  • Jumat, 1 Mei 2026 (13 Dzulqa'dah)
  • Sabtu, 2 Mei 2026 (14 Dzulqa'dah)
  • Minggu, 3 Mei 2026 (15 Dzulqa'dah)

Jadwal Puasa Sunah Versi Muhammadiyah

Bagi umat muslim yang mengikuti ketetapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, puasa Senin-Kamis tinggal menyesuaikan satu hari lebih awal dari versi pemerintah.

Sementara itu, jadwal puasa Ayyamul Bidh 13, 14, dan 15 Dzulqa'dah 1447 H mengalami pergeseran menjadi:

  • Kamis, 30 April 2026 (13 Dzulqa'dah)
  • Jumat, 1 Mei 2026 (14 Dzulqa'dah)
  • Sabtu, 2 Mei 2026 (15 Dzulqa'dah)

Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan besar karena bernilai seperti berpuasa sepanjang tahun penuh. Ibadah ini berlandaskan anjuran Nabi Muhammad SAW untuk berpuasa tiga hari setiap bulan sekaligus berfungsi menjaga konsistensi ketakwaan.

Artikel terkait

Rekomendasi