Legenda Liverpool Jamie Carragher mengkritik keras sikap Mohamed Salah yang menyampaikan keluhan mengenai kondisi internal klub melalui media sosial miliknya baru-baru ini, seperti dilansir dari Detik Sport.
Kritik tersebut mencuat setelah Salah mengunggah pernyataan yang mengisyaratkan ketidakpuasan terhadap taktik manajer Arne Slot dan mendesak tim untuk kembali menerapkan gaya bermain menyerang.
"Saya sudah menyaksikan klub ini berubah dari peragu menjadi orang-orang yang percaya, dan dari orang-orang yang percaya menjadi juara. Butuh kerja keras dan saya selalu melakukan semua yang saya mampu untuk membantu klub sampai ke sana. Tidak ada yang membuat saya lebih bangga daripada itu," tulis Salah.
Pernyataan tersebut berlanjut dengan kekecewaan Salah atas performa tim belakangan ini yang dianggapnya tidak layak bagi para pendukung Liverpool.
"Kekalahan kami yang kesekian kalinya musim ini sangat menyakitkan dan bukan hal yang pantas diterima fans kami." kata Salah.
Salah kemudian menegaskan keinginannya agar Liverpool mengembalikan identitas permainan menyerang yang agresif demi meraih prestasi tertinggi.
"Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang yang heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang meraih trofi. Itulah sepakbola yang saya kuasai dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan selamanya. Itu tidak bisa ditawar dan semua yang gabung klub ini harus menyesuaikan diri," cetus Salah.
Pemain asal Mesir itu juga menambahkan bahwa target minimal tim saat ini adalah memastikan posisi aman untuk kompetisi Eropa musim depan.
"Menang sesekali bukanlah tujuan Liverpool. Semua tim bisa menang. Liverpool akan selalu jadi klub yang sangat berarti buat saya dan keluarga saya. Saya ingin melihat mereka sukses bahkan setelah saya pergi," ujar Salah.
Salah mengakhiri pesannya dengan menegaskan komitmen pribadinya untuk sisa musim ini.
"Seperti yang sudah selalu saya bilang, lolos ke Liga Champions musim depan adalah yang paling minimal dan saya akan melakukan segalanya yang saya bisa untuk mewujudkannya," tutur Salah.
Menanggapi hal tersebut, Jamie Carragher menilai tindakan Salah sangat egois dan dapat merusak keharmonisan tim yang sedang berjuang di kompetisi.
"Saya sudah bilang, dia terlalu egois. Klub ini lebih seperti Salah FC dibanding Liverpool FC," kata Carragher dilansir dari Sky Sports.
Carragher mengingatkan bahwa saat ini fokus utama seluruh elemen tim seharusnya tertuju pada pertandingan demi mengamankan posisi klasemen.
"Padahal, Liverpool dalam situasi vital demi dapatkan tiket ke Liga Champions musim depan," ucap Carragher.
Mantan bek Liverpool itu juga menyoroti posisi manajer Arne Slot yang dianggap sedang menghadapi tekanan, sehingga komentar Salah dirasa tidak tepat momennya.
"Arne Slot tidak egois, karena dia memikirkan klub dan apa yang terbaik dari klub. Kalau Salah berpikir dia bisa main hebat, maka buktikanlah," tegas Carragher.
Carragher menilai tindakan Salah mengeksploitasi situasi Slot yang belum sepenuhnya mendapat pembelaan dari para suporter.
"Arne Slot saat ini tidak berada dalam posisi yang kuat di Liverpool, itulah mengapa Salah membuat komentarnya. Dia tidak mendapat dukungan dari penggemar saat ini, itulah mengapa Salah melakukannya," ungkap Carragher.
Menurut Carragher, sikap ini justru berpotensi memicu reaksi negatif dari para pendukung Liverpool terhadap Salah.
"Salah telah menempatkan dirinya dalam posisi yang sangat canggung, saya pikir para penggemar akan semakin berpaling darinya," kata Carragher.