Polda Jabar Siagakan 2.000 Personel Jelang Laga Persib Lawan Persijap

Polda Jabar Siagakan 2.000 Personel Jelang Laga Persib Lawan Persijap

Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiagakan sekitar 2.000 personel gabungan untuk mengamankan laga pamungkas kompetisi BRI Super League antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan laga krusial yang menentukan gelar juara liga tersebut.

Persib Bandung saat ini memimpin klasemen sementara dengan raihan 78 poin dari 33 pertandingan, unggul dua angka dari Borneo FC di posisi kedua. Skuad Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang dalam pertandingan terakhir ini untuk mengunci gelar juara liga tiga kali berturut-turut sekaligus memecahkan rekor nasional yang bertahan selama 55 tahun.

Aparat keamanan menerapkan pola pengamanan ketat melalui sistem empat ring yang tersebar dari area luar stadion hingga pintu masuk tribun penonton. Kepolisian juga membatasi kapasitas penonton GBLA dengan hanya menjual tiket maksimal 75 persen atau sekitar 32.000 orang, serta melarang keras pembawaan barang berbahaya seperti bom asap, petasan, botol plastik, kaleng, senjata tajam, dan minuman keras.

Rapat koordinasi pengamanan telah digelar di Mapolrestabes Bandung bersama TNI, pemerintah daerah, manajemen Persib, dan perwakilan suporter. Selain mengawal jalannya pertandingan pada sore hari, polisi juga mengantisipasi euforia massa serta menyiapkan skema konvoi trofi juara yang direncanakan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa skema ini disusun demi kenyamanan semua pihak dan telah menyepakati sanksi tegas bersama panitia pelaksana serta elemen suporter.

"Dalam rapat tersebut, kami menyiapkan skema pengamanan yakni pada jalannya pertandingan yang akan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 pada pukul 16.00 WIB," ujar Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Laode Aries di Bandung, Selasa.

Pemeriksaan ketat akan diberlakukan di area pengecekan tiket untuk mengantisipasi masuknya benda-benda terlarang ke dalam area tribun.

"Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api, maupun benda yang dapat dilempar ke dalam stadion. Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun," kata Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Laode Aries.

Aparat penegak hukum menegaskan tidak akan menoleransi penonton yang melanggar kesepakatan aturan keamanan ini.

"Kami sudah bersepakat dengan panitia pelaksana dan pihak Bobotoh bahwa apabila ditemukan membawa barang berbahaya seperti flare dan benda-benda yang bisa ditempar, maka akan dilakukan tindakan tegas berupa pencabutan hak menonton," kata Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Laode Aries.

Pendukung yang tidak memiliki tiket resmi diimbau tidak mendekati stadion karena pemerintah daerah telah menyediakan alternatif fasilitas menonton di area kelurahan dan kantor polisi terdekat.

"Sebagai solusinya, pemerintah daerah bersama aparat kewilayahan setempat telah memfasilitasi titik-titik kegiatan nonton bareng (nobar) yang tersebar di sejumlah kantor kelurahan dan kantor kepolisian terdekat," katanya.

Pertemuan lintas sektoral dilakukan untuk menjaga kondusivitas kota mengingat besarnya potensi massa yang akan merayakan hasil akhir kompetisi.

“Pada siang ini mulai pukul 09.00 WIB kami melaksanakan rapat koordinasi bersama Kodam III/Siliwangi, pemerintah provinsi, pemerintah kota, pihak manajemen PT Persib, serta unsur suporter Bobotoh,” kata Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol La Ode Aries El Fathar.

Petugas juga telah merancang antisipasi dini untuk mengawal pergerakan pendukung jika Persib berhasil mengunci posisi puncak klasemen.

“Kita semua mendoakan agar Persib bisa menjadi juara satu, sehingga akan ada agenda arak-arakan trofi yang direncanakan pada hari Minggu tanggal 24 Mei,” ujarnya.

Polda Jabar berharap seluruh pendukung sepak bola dapat bersikap tertib demi menjaga keselamatan bersama.

“Kami berharap seluruh masyarakat tetap menjaga keselamatan dan keamanan selama pertandingan berlangsung,” ujar Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol La Ode Aries El Fathar mengimbau.

Di sisi lain, motivasi tinggi datang dari internal tim Persib setelah meraih kemenangan krusial 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu, 17 Mei 2026 melalui gol Thom Haye dan Julio Cesar.

Gelandang Persib merasa bangga atas perjuangan kolektif tim yang berhasil memutus tren buruk di markas PSM Makassar tersebut.

"Rasanya bangga dan enggak percaya kami bisa meraih hasil maksimal di kandang PSM. Karena ini bukan pertandingan yang mudah buat Persib. Tapi kami bisa melalui itu dengan baik karena kerja keras semua," kata Adam Alis, dikutip laman resmi Persib, Senin, 18 Mei 2026.

Pemain bernomor punggung 18 ini mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap berkonsentrasi penuh mengejar kemenangan mutlak di kandang sendiri ketimbang sekadar mengincar hasil imbang.

"Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri," tegas Gelandang Persib Adam Alis.

Artikel terkait