Johann Zarco Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Kecelakaan MotoGP Catalunya

Johann Zarco Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Kecelakaan MotoGP Catalunya

Pebalap LCR Honda Johann Zarco dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat kecelakaan beruntun parah dalam balapan MotoGP Catalunya pada Minggu (17/5/2026). Balapan tersebut sempat diwarnai bendera merah sebanyak dua kali akibat sejumlah insiden yang terjadi di lintasan.

Kecelakaan kedua terjadi di Tikungan 1 yang melibatkan Johann Zarco, Luca Marini, dan Francesco Bagnaia seperti dilansir dari Detik Sport. Marini kehilangan keseimbangan saat menikung lalu menabrak Zarco, hingga akhirnya motor Ducati milik Bagnaia menghantam pebalap asal Prancis tersebut.

Tubuh Zarco sempat tersangkut di motor Bagnaia dan terseret ke area gravel sebelum akhirnya mengalami highside. Tim medis segera memberikan perawatan darurat di lokasi sebelum membawanya ke fasilitas kesehatan setempat.

Bos LCR Honda Lucio Checchinelo memberikan konfirmasi mengenai tindakan medis awal yang dilakukan terhadap pebalapnya. Pihak tim fokus memastikan seluruh titik cedera pada bagian tubuh Zarco.

"Saat ini, dia telah dibawa ke rumah sakit setempat. Mereka akan melakukan MRI dan pemindaian untuk memeriksa secara pasti apa yang dialaminya," kata bos LCR Honda Lucio Checchinelo.

Checchinelo menambahkan bahwa sang pebalap mengeluhkan sakit pada area kaki kiri dan lutut. Kendati demikian, bagian tubuh atas dilaporkan aman.

"Dia merasakan nyeri di kaki kiri. Dia merasakan nyeri di sekitar lutut. Namun, untungnya, dia tidak mengalami gegar otak, tidak ada cedera di bagian atas tubuh, di kaki, maupun di pergelangan kaki. Sepertinya dia hanya merasakan nyeri di area paha. Saya benar-benar berharap tidak ada kabar buruk yang datang," katanya.

Zarco kemudian memberikan kabar terbaru mengenai kondisi kesehatannya langsung dari ruang perawatan rumah sakit. Pebalap berusia 35 tahun itu tampak menggunakan penyangga leher saat memberikan penjelasan.

"Halo semuanya. Jangan khawatir, kami masih menunggu hasil tesnya. Saya memakai penyangga leher, tapi itu lebih mengganggu ketimbang yang lain. Masalah utamanya ada di lutut, ligamennya robek, tapi tulang paha tidak patah," katanya.

Zarco juga memaparkan detail cedera lain pada area kaki kirinya berdasarkan pemeriksaan awal tim dokter. Beruntung tidak ada kerusakan struktural yang bersifat fatal.

"Ada retakan kecil di bagian bawah tulang fibula, di bagian luar pergelangan kaki kiri saya."

Pebalap bernomor pengenal 5 tersebut menegaskan dirinya harus menjalani rawat inap untuk pemantauan lebih lanjut. Kejadian ini dinilai lebih memicu rasa syok dibanding cedera yang mengancam karier.

"Saya akan terus memberi kabar. Tapi untuk menenangkan kalian: ini lebih ke ketakutan daripada sesuatu yang serius. Saya akan terus memberi kabar. Saya akan menginap di rumah sakit malam ini karena mereka ingin memantau kondisi saya, dan lihat saja nanti bagaimana," kata Johann Zarco.

Artikel terkait