John Arne Riise Kecam Kritik Mohamed Salah Terhadap Strategi Arne Slot

John Arne Riise Kecam Kritik Mohamed Salah Terhadap Strategi Arne Slot

Kritik terbuka yang dilayangkan Mohamed Salah mengenai strategi permainan manajer Liverpool, Arne Slot, memicu reaksi negatif. Mantan bek sayap kiri The Reds era 2001-2008, John Arne Riise, menjadi sosok terbaru yang mengecam tindakan pemain asal Mesir tersebut.

Gelombang kecaman ini bermula dari keluh kesah Mohamed Salah di media sosial pribadinya, seperti dilansir dari Detik Sport. Pemain sayap itu menyatakan ketidakpuasannya dan menginginkan Liverpool kembali menerapkan gaya bermain menyerang yang agresif.

Kondisi internal disinyalir memanas lantaran Mohamed Salah mulai akrab dengan bangku cadangan. Menjelang pertengahan musim, dirinya bahkan sempat melontarkan pernyataan kontroversial yang mengisyaratkan bahwa ia merasa disudutkan di dalam skuad.

"I ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang yang heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang meraih trofi. Itulah sepakbola yang saya kuasai dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan selamanya. Itu tidak bisa ditawar dan semua yang gabung klub ini harus menyesuaikan diri," tulisnya di Instagram pribadinya.

Pernyataan tersebut langsung memancing respons keras dari lingkungan internal klub. John Arne Riise mengaku terkejut dengan sikap yang ditunjukkan oleh sang penyerang bintang.

"Saya bertemu Salah beberapa kali, saya melihat dirinya sebagai pribadi yang menyenangkan, ramah, penuh respek, dan baik hati," bukanya seperti dilansir dari Mirror.

"Itu mengapa, saya tidak habis pikir dengan komentarnya. Saya merasa, itu seperti ditulis oleh orang lain," tambahnya.

John Arne Riise menilai tindakan tersebut sangat tidak diperlukan. Mantan pemain asal Norwegia itu berpendapat bahwa Mohamed Salah seharusnya menahan diri dari berkomentar hingga masa baktinya di klub berakhir.

"Saya kesal karena Mohamed Salah setidaknya tidak bisa menunggu sampai musim selesai sebelum mengatakan hal-hal itu," cetusnya.

"Semua orang tahu dia akan pergi, jadi mengapa tidak menyimpan pendapat itu untuk diri sendiri?" tutup eks bek sayap kiri The Reds di era 2001-2008 tersebut.

Sikap kritis Mohamed Salah ini dinilai menambah ketegangan baru di kubu Liverpool. Meskipun kepemimpinan Arne Slot belum sepenuhnya mendapat simpati dari seluruh basis pendukung, klub asal Merseyside tersebut dikenal memiliki tradisi kuat dalam menghormati posisi manajer.

Sebelum gelombang kritik dari John Arne Riise muncul, Jamie Carragher sudah lebih dahulu menyuarakan kecamannya. Carragher menyamakan tindakan Mohamed Salah dengan aksi Cristiano Ronaldo yang sempat menyerang Erik ten Hag secara terbuka beberapa tahun lalu.

Artikel terkait