Sejumlah karyawan Meta Platforms Inc. dilaporkan meninggalkan pekerjaan mereka demi berburu fasilitas tunjangan perusahaan yang terancam hilang menjelang pemutusan hubungan kerja massal pada Rabu.
Dilansir dari WIRED, beberapa narasumber internal mengungkapkan bahwa para pekerja bergegas menghabiskan tunjangan fleksibel tahunan sebesar 2.000 dolar AS yang mencakup aktivitas kesehatan.
Selain itu, kredit tiga tahunan senilai 200 dolar AS untuk perangkat audio memicu antrean pembelian Apple AirPods serta pelbagai produk penyuara kuping lainnya.
Kondisi kantor Meta pada pekan ini terpantau sepi karena para staf memprioritaskan perbaikan resume dan berkumpul di luar kantor bersama rekan kerja mereka.
Sejumlah sumber internal menggambarkan kondisi psikologis para pekerja saat ini berada dalam fase kelumpuhan, bekerja tanpa arah, hingga kepanikan massal.
Gelombang pemangkasan ini menyasar sekitar 10 persen dari total 80.000 pekerja, dengan pemberitahuan resmi yang dikirim ke email pribadi maupun korporat mulai pukul 04.00 waktu Singapura, London, atau San Francisco.
Langkah efisiensi raksasa media sosial yang membawahi Instagram, WhatsApp, dan Facebook ini terjadi di tengah pencapaian rekor keuntungan tertinggi perusahaan.
Meski demikian, CEO Meta Mark Zuckerberg tetap bersikeras melakukan penghematan anggaran demi mendanai pusat data kecerdasan buatan.
Mark Zuckerberg menilai efisiensi kinerja perusahaan dapat tetap terjaga dengan jumlah staf yang lebih sedikit berkat bantuan teknologi kecerdasan buatan.
Berdasarkan laporan Reuters, Meta juga melakukan restrukturisasi internal dengan memindahkan 7.000 karyawan tersisa ke inisiatif tim kecerdasan buatan yang baru dibentuk.
Sebanyak 16 karyawan dan mantan karyawan mengungkapkan kepada WIRED bahwa rencana pemotongan ini telah menurunkan moral kerja hingga ke titik terendah.
Keresahan staf diperparah oleh kebijakan mutasi paksa ke tim kecerdasan buatan serta penerapan perangkat lunak pengawas laptop untuk melatih model kecerdasan buatan.
Menghadapi situasi tersebut, para pekerja saling membagikan daftar panduan internal mengenai pemanfaatan sisa tunjangan serta mengamankan dokumen evaluasi kinerja dan slip gaji.
Sejumlah tim dilaporkan berkumpul di bar dan restoran sekitar kantor New York dan Menlo Park pada Selasa dan Rabu untuk meluapkan kesedihan bersama.
Pihak manajemen Meta sendiri telah mengeluarkan imbauan resmi agar para karyawan tidak datang ke kantor pada hari Rabu.