Kegagalan Transfer Donovan Mitchell Bentuk Skuat Juara New York Knicks

Kegagalan Transfer Donovan Mitchell Bentuk Skuat Juara New York Knicks

Kegagalan kesepakatan transfer Donovan Mitchell dari Utah Jazz pada tahun 2022 kini menjadi titik balik penting bagi New York Knicks dalam membangun skuat kompetitif tanpa mengorbankan masa depan tim pada musim NBA 2026.

Dilansir dari Sporting News, New York Knicks sempat menjadi kandidat terkuat untuk mendatangkan Mitchell sebelum sang pemain akhirnya dilepas ke Cleveland Cavaliers melalui paket pertukaran pemain dan hak pilih draf.

Negosiasi antara Utah Jazz dan New York Knicks saat itu menemui jalan buntu setelah tawaran awal berupa RJ Barrett, Mitchell Robinson, Obi Toppin, dan tiga hak pilih putaran pertama tidak mencapai kesepakatan.

Manajemen Utah Jazz menolak proposal tersebut, dan situasi semakin rumit setelah Mitchell Robinson menandatangani perpanjangan kontrak bersama New York Knicks yang otomatis mengeluarkannya dari opsi pertukaran.

New York Knicks sempat memasukkan nama Immanuel Quickley ke dalam tawaran baru, namun mereka meminta perlindungan untuk hak pilih putaran pertama dan mencoba menambahkan hak pilih putaran kedua.

Sebaliknya, Utah Jazz justru menginginkan Quentin Grimes sebagai ganti dari Quickley, sebuah permintaan yang secara konsisten ditolak oleh pihak New York Knicks hingga kesepakatan batal terlaksana.

Keputusan mempertahankan aset tersebut memberikan ruang bagi New York Knicks untuk membangun tim yang lebih seimbang di sekitar Jalen Brunson, yang baru saja didatangkan sebagai agen bebas pada musim panas yang sama.

Manajemen kemudian memanfaatkan aset-aset yang tersisa untuk mendatangkan OG Anunoby dari Toronto Raptors dan Mikal Bridges dari Brooklyn Nets guna memperkuat sektor pertahanan dan penyerangan tim.

Langkah rekonstruksi skuat New York Knicks berlanjut dengan kesepakatan besar yang mendatangkan Karl-Anthony Towns melalui skema pertukaran yang mengirim Julius Randle serta Donte DiVincenzo ke tim lain.

Kehadiran para pemain baru ini dinilai lebih melengkapi gaya permainan Brunson dibandingkan jika New York Knicks harus menduetkan dua garda berukuran kecil seperti Brunson dan Mitchell di lini belakang.

Artikel terkait