Kekalahan Massal Tim Papan Atas Warnai Pekan Pamungkas Ligue 1

Kekalahan Massal Tim Papan Atas Warnai Pekan Pamungkas Ligue 1

Persaingan ketat pekan ke-34 Ligue 1 Prancis berakhir dramatis setelah sejumlah tim pemburu tiket Liga Champions justru tumbang secara massal pada pertandingan penutup yang berlangsung Minggu, 17 Mei 2026.

Dilansir dari laporan tf1info.fr, klub raksasa Paris Saint-Germain yang sudah mengunci gelar juara musim ini terpaksa menelan kekalahan 1-2 dari Paris FC dalam laga derbi. Nasib buruk PSG bertambah setelah penyerang andalan mereka, Ousmane Dembélé, harus ditarik keluar lapangan akibat mengalami cedera di babak pertama.

Hasil minor juga didapatkan oleh tiga tim yang tengah memperebutkan peringkat ketiga demi kelolosan langsung ke Liga Champions. Lille, Olympique Lyonnais, dan Rennes kompak menderita kekalahan dari lawan masing-masing pada laga pamungkas tersebut.

Menurut catatan Belga Newsbriefing, Lille yang bermain tanpa Thomas Meunier tak berkutik setelah ditekuk Auxerre melalui dua gol dari Lassine Sinayoko pada menit ke-32 dan menit ke-90. Meski demikian, hasil tersebut tetap menempatkan Lille di posisi ketiga klasemen akhir dengan koleksi 61 poin untuk melaju langsung ke fase liga Liga Champions musim depan.

Kelolosan Lille terbantu oleh kekalahan telak Lyon dari Lens dengan skor 0-4 lewat gol Wesley Saïd pada menit ke-20 dan ke-32, Florian Sotoca menit 45+1, serta Florian Thauvin menit ke-54. Akibat hasil itu, Lyon tertahan di peringkat keempat dengan 60 poin dan harus melalui babak kualifikasi ketiga, sementara laga ini juga diwarnai pergantian Orel Mangala oleh Malick Fofana pada menit ke-71.

Sementara itu, keuntungan besar didapatkan oleh Olympique de Marseille yang berhasil menembus peringkat kelima untuk mengamankan tiket Liga Europa setelah menang 3-1 atas Rennes. Kekalahan tersebut memaksa Rennes finis di posisi keenam dan harus puas dengan tiket Liga Konferensi.

Nasib tidak pasti justru membayangi Monaco yang finis di peringkat ketujuh setelah kalah tipis 4-5 dari Strasbourg. Kini, nasib kelolosan Monaco ke kompetisi Eropa sepenuhnya bergantung pada kemenangan Lens atas lawan mereka dalam partai final Coupe de France mendatang.

Di papan bawah, kemenangan atas Lille memastikan Auxerre mengakhiri musim di peringkat ke-15 dan lolos dari zona degradasi. Sebaliknya, Nice menjadi tim yang paling merugi karena tertahan di peringkat ke-16 dan diwajibkan menjalani laga babak gugur demi mempertahankan tempat di divisi utama melawan Saint-Étienne.

Pekan terakhir kompetisi sepak bola tertinggi Prancis ini juga diwarnai kerusuhan penonton setelah pendukung Nice di tribun selatan menyerbu masuk ke lapangan untuk mengejar pemain mereka sendiri pascapeluit akhir, sebelum akhirnya dipukul mundur pihak kepolisian. Ketegangan serupa terjadi pada laga Nantes menghadapi Toulouse yang terpaksa dihentikan secara total akibat aksi pelemparan suar dan invasi lapangan oleh suporter Nantes.

Artikel terkait