Spons bedak atau yang populer dengan sebutan beauty blender menjadi alat wajib di meja rias para pencinta makeup. Dikutip dari Suara, kondisi alat ini saat digunakan dapat memberikan hasil akhir yang sangat berbeda pada wajah.
Sebagian orang memilih mengaplikasikannya dalam keadaan basah, sementara sebagian lain lebih menyukai kondisi kering. Perbedaan metode ini memengaruhi tingkat ketebalan kosmetik dan kecocokan jenis kulit.
Teknik menggunakan spons lembap menjadi metode yang paling direkomendasikan oleh banyak penata rias profesional. Cara menyiapkannya adalah dengan merendam alat ke dalam air, lalu memerasnya hingga tidak ada air yang menetes.
Penggunaan spons lembap menghasilkan tampilan wajah yang dewy dan natural karena kosmetik cair dapat menyatu dengan kulit secara sempurna. Pori-pori spons yang terisi air juga mencegah penyerapan cairan foundation secara berlebihan sehingga lebih hemat produk.
Proses meratakan kosmetik menjadi lebih mudah tanpa perlu menekan wajah terlalu keras. Selain itu, metode ini memberikan kelembapan tambahan yang membantu pemilik kulit kering agar hasil riasan tidak tampak pecah-pecah.
Namun, teknik ini memiliki kekurangan pada tingkat tutupan atau coverage yang dihasilkan. Keberadaan unsur air membuat kemampuan menutupi noda pada wajah menurun menjadi light to medium.
Karakteristik Penggunaan Spons Kering
Memakai spons langsung dari wadahnya tanpa dibasahi terlebih dahulu menawarkan kepraktisan tersendiri. Metode ini memiliki karakteristik yang bertolak belakang dengan teknik basah.
Spons kering tidak mengencerkan foundation sehingga mampu memberikan tingkat tutupan maksimal atau full coverage. Karakter ini sangat efektif untuk menyamarkan noda hitam atau bekas jerawat secara intensif.
Alat yang kering juga bekerja lebih optimal saat dipadukan dengan kosmetik berjenis bubuk atau powder foundation. Teknik baking menggunakan bedak tabur juga lebih disarankan memakai metode kering ini.
Meski demikian, spons kering memiliki sifat seperti penghisap yang membuat cairan foundation lebih banyak terserap ke dalam alat daripada menempel di kulit. Hal tersebut memicu pemborosan produk kosmetik cair.
Risiko hasil akhir riasan terlihat tebal atau cakey juga lebih tinggi karena produk cenderung menumpuk dan sulit diratakan. Spons yang kering memiliki tekstur lebih keras sehingga kurang nyaman saat ditepuk-tepuk ke kulit sensitif.
Panduan Memilih Kondisi Spons Sesuai Kebutuhan
Pemilihan kondisi spons yang tepat bergantung pada hasil akhir yang diinginkan serta jenis kulit pengguna. Spons basah menjadi pilihan terbaik untuk pemilik kulit kering dan normal yang menginginkan tampilan harian segar serta bercahaya.
Spons kering lebih tepat dipilih untuk mendapatkan hasil riasan full glam atau saat menggunakan produk berbasis bubuk. Pengguna wajib rajin mencuci alat rias ini karena spons kering yang menyerap produk cair dapat menjadi sarang bakteri dengan lebih cepat.