Air Zamzam merupakan mata air penuh keberkahan yang terletak di kawasan Masjidil Haram, Makkah, tepatnya di sebelah timur Ka’bah. Bersumber sekitar 21 meter dari Ka’bah, air yang berkaitan erat dengan sejarah Nabi Ismail AS dan Siti Hajar AS ini tidak pernah kering meski dikonsumsi oleh jutaan jemaah dari seluruh dunia. Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW dan penjelasan para ulama, berikut adalah enam keutamaan Air Zamzam yang perlu diketahui.
- Mengandung keberkahan — Air Zamzam merupakan air yang diberkahi dan mengandung makanan yang mengenyangkan, sehingga para ulama menganjurkan umat Islam meminumnya dengan niat serta harapan baik untuk memperoleh keberkahan, bukan sekadar melepas dahaga.
- Air terbaik di muka bumi — Keutamaan Air Zamzam sebagai sebaik-baik air di bumi tidak terletak pada rasa yang paling segar atau manis, melainkan pada besarnya keberkahan dan manfaat yang mampu mengenyangkan layaknya makanan.
- Minuman orang-orang saleh — Abdullah bin Abbas menyebut Zamzam sebagai minuman orang-orang saleh (syarab al-abrar), sementara Imam Ibn Bathal menambahkan bahwa air ini tidak akan habis ditimba dan menjadi sebab kesembuhan atas izin Allah SWT.
- Menjadi sarana kesembuhan — Rasulullah SAW diriwayatkan sering membawa Air Zamzam dalam wadah kulit untuk dituangkan dan dibasuhkan kepada orang yang sedang sakit sebagai wasilah atau sarana pengobatan.
- Berkhasiat sesuai niat peminumnya — Manfaat Air Zamzam bersifat umum sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya, baik untuk urusan dunia maupun akhirat seperti memohon kelancaran rezeki, kesehatan, hingga ilmu yang bermanfaat.
- Menjadi sebab terkabulnya hajat — Para ulama salaf terdahulu terbiasa meminum Air Zamzam untuk memohon ampunan, kesembuhan, serta hajat-hajat besar lainnya, termasuk niat utama agar wafat dalam keadaan Islam.
Berbagai keutamaan ini menunjukkan bahwa Air Zamzam adalah tanda kebesaran Allah SWT yang bernilai berkah tinggi. Oleh karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk meminumnya dengan penuh keyakinan, adab yang baik, serta menghadirkan niat yang benar agar mendatangkan kebaikan di dunia maupun akhirat.