Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam karena memiliki beragam keistimewaan. Ibadah yang dikerjakan pada pagi hari ini diyakini membawa berkah, mulai dari kelapangan rezeki hingga ampunan atas dosa-dosa masa lalu.
Dilansir dari Detikcom, umat Islam sangat disarankan untuk melengkapi ibadah ini dengan zikir dan doa setelah selesai melaksanakannya. Penambahan amalan zikir ini bertujuan untuk menyempurnakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Menurut Huriyah Huwaida dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha, umat Islam dianjurkan membaca zikir tertentu sebanyak 100 kali. Bacaan zikir ini fokus pada permohonan ampun dan tobat kepada Allah SWT.
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُورُ
Robbighfirlii watub 'alayya `innaka antat tawwaabul ghofuur.
Artinya: "Ya Robbi, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat dan ampunan."
Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha
Umat Islam dapat melanjutkan ibadah dengan membaca doa sesuai kemampuan masing-masing setelah menyelesaikan zikir. Namun, terdapat satu doa yang sangat dianjurkan sebagaimana dinukil dari buku Sholat Dhuha Dulu, Yuk oleh Imron Mustofa.
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمETUKAN. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ أُتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.
Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ishmata ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fissamaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fayassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu, bi haqqi dhuhaa-ika, wa bahaa-ika, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash shaalihiin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan ialah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit maka turunkanlah. Jika di dalam bumi maka keluarkanlah. Jika masih sukar maka mudahkanlah. Jika (ternyata) haram maka sucikanlah. Jika masih jauh maka dekatkanlah. Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala nikmat yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."
Keutamaan Menjalankan Sholat Dhuha
Berdasarkan buku Amalan Pembuka Rezeki karya Haris Priyatna dan Lisdy Rahayu, terdapat tujuh keutamaan utama bagi muslim yang rutin mendirikan sholat dhuha. Pertama, mereka akan dicatat sebagai golongan orang-orang yang bertobat.
"Tidaklah seseorang melakukan sholat dhuha kecuali dia adalah orang yang bertobat." (HR Ath-Thabrani)
Kedua, Allah SWT akan menghapuskan dosa-dosa masa lalu orang yang menjaganya. Hal ini ditegaskan dalam hadits yang menyebutkan bahwa dosa akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.
Ketiga, rutin menjalankan sholat dhuha mendatangkan pahala yang setara dengan ibadah umrah. Selain itu, pelakunya juga akan dicatat sebagai ahli ibadah jika melaksanakannya sebanyak empat rakaat.
Keempat, jaminan kecukupan rezeki diberikan bagi mereka yang sholat enam rakaat, sementara dua belas rakaat menjanjikan istana di surga. Kelima, Allah menjamin terpenuhinya segala kebutuhan hamba-Nya pada hari tersebut.
Keenam, tersedia pintu khusus di surga yang disebut Pintu Dhuha bagi mereka yang istiqamah. Terakhir, sholat dhuha dua rakaat berfungsi sebagai sedekah bagi seluruh persendian anggota tubuh manusia.
"Setiap persendian anggota tubuh di antara kalian harus disedekahi. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah. Begitu pula mengajak pada kebaikan adalah sedekah dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Yang akan mencukupi semua itu adalah sholat Dhuha dua rakaat." (HR Muslim)