Klinik Kecantikan Tawarkan Glass Skin Treatment untuk Kulit Glowing

Klinik Kecantikan Tawarkan Glass Skin Treatment untuk Kulit Glowing

Tren tampilan kulit bening, lembap, halus, dan memantulkan cahaya seperti kaca atau glass skin masih menjadi idaman banyak wanita. Untuk mendapatkan efek tersebut, salah satu perawatan yang kini populer di klinik kecantikan adalah skin booster glass skin.

Perawatan estetika ini dilakukan melalui injeksi pada lapisan kulit yang bertujuan meningkatkan hidrasi, elastisitas, serta membuat kulit terlihat lebih glowing dan kenyal. Berbeda dengan filler yang menambah volume area tertentu, skin booster bekerja memperbaiki kualitas kulit secara menyeluruh melalui suntikan kecil di beberapa titik wajah.

Nama glass skin treatment sendiri sering digunakan sebagai istilah pemasaran di berbagai klinik kecantikan. Oleh karena itu, komposisi bahan dan teknik perawatannya dapat berbeda pada setiap klinik.

Meskipun komposisinya bervariasi, ada beberapa bahan yang umum digunakan dalam perawatan skin booster untuk mencapai efek wajah yang sehat.

Hyaluronic acid (HA) menjadi bahan yang paling sering digunakan karena memiliki kemampuan mengikat air. Bahan ini membantu kulit terasa lebih lembap, kenyal (plumpy), tampak glowing, serta membuat tekstur lebih halus.

Beberapa perawatan skin booster juga menggunakan PN atau PDRN yang populer disebut salmon DNA. Bahan ini dikenal membantu meregenerasi kulit, memperbaiki tekstur, dan memberikan efek kulit sehat secara bertahap. Selain itu, kandungan Vitamin C umumnya ditambahkan untuk membantu kulit tampak lebih segar dan bercahaya.

Prosedur Perawatan di Klinik

Seperti dilansir dari Wolipop yang mencoba perawatan ini di Klinik Gendhis, Ciledug, Tangerang, tindakan diawali dengan facial dan mikrodermabrasi agar hasil lebih maksimal. Mikrodermabrasi berfungsi mengatasi penumpukan sel kulit mati, mengurangi garis halus, menyamarkan noda flek, dan meminimalkan tampilan pori-pori.

Setelah itu, wajah diberikan krim anestesi selama 30 menit hingga mati rasa sebelum dokter melakukan tindakan. Proses injeksi dilakukan oleh dokter di tiga bagian wajah, yaitu kening, pipi kiri, dan pipi kanan dengan durasi kurang dari 15 menit.

Bagi pasien dengan toleransi nyeri yang cukup tinggi, proses penyuntikan ini cenderung tetap nyaman dan tidak terlalu menyakitkan. Sensasinya dinilai tidak separah proses ekstraksi komedo saat facial, meskipun muncul rasa perih ringan sesaat setelah cairan masuk ke kulit.

Tindakan injeksi ini akan menimbulkan efek samping berupa benjolan kecil kemerahan di wajah. Waktu pemulihan atau down time berbeda bagi setiap orang, namun benjolan tersebut umumnya hanya bertahan selama beberapa jam dan wajah kembali normal keesokan harinya.

Aturan Pasca-Perawatan dan Hasil

Terdapat beberapa aturan penting yang wajib dipatuhi setelah menjalani glass skin treatment demi menjaga hasil yang optimal.

Pasien dilarang mencuci wajah selama delapan jam setelah tindakan dan dilarang menggunakan skincare apapun kecuali tabir surya selama tiga hari. Penggunaan sunscreen juga wajib diaplikasikan ulang secara berkala.

Selain itu, pasien dilarang mengonsumsi makanan laut seperti cumi, kepiting, dan udang. Jika muncul reaksi alergi pasca-tindakan, pasien dianjurkan segera menghubungi dokter di klinik.

Hasil dari perawatan ini mulai terlihat sekitar tiga hari setelah tindakan, ditandai dengan kulit yang terasa jauh lebih kenyal, cerah, dan halus. Efek glowing yang muncul juga membuat riasan wajah menjadi lebih menyatu dan maksimal untuk acara spesial.

Biaya untuk glass skin treatment di Klinik Gendhis ditawarkan sebesar Rp 1.000.000, sedangkan untuk tindakan mikrodermabrasi dan facial whitening dikenakan biaya Rp 365.000.

Artikel terkait

Rekomendasi