Pelatih Udinese Kosta Runjaic meluapkan kemarahan setelah timnya menelan kekalahan kandang dari Cremonese dalam laga Serie A pada Minggu, 17 Mei 2026, akibat performa buruk di babak pertama.
Hasil negatif ini memicu kekecewaan besar bagi sang pelatih karena kegagalan skuadnya dalam menyajikan penutupan musim yang manis bagi para pendukung setia di stadion.
"Sono molto arrabbiato, molto deluso, volevamo festeggiare con una vittoria per regalare la gioia finale ai nostri tifosi. Ci spiace per loro. Abbiamo battuto tutte e quattro le attuali qualificate alla Champions, ma ci manca costanza" lo ha detto Kosta Runjaic, in conferenza stampa, dopo la sconfitta interna con la Cremonese della sua Udinese.
Kekalahan tersebut dinilai kontras dengan catatan impresif Udinese yang sebelumnya mampu menumbangkan tim-tim papan atas penghuni zona Liga Champions musim ini.
Kegagalan menjaga stabilitas performa sepanjang laga menjadi sorotan tajam Runjaic, terutama terkait cara anak asuhnya mengawali pertandingan.
"La partita è stata stana - ha aggiunto - non abbiamo approcciato con la giusta energia per portarla nella corretta direzione. È stata una prestazione orribile nella prima frazione di gioco. Ma questo non toglie nulla al buon andamento complessivo che ha portato a conquistare 50 punti: a Napoli cercheremo di aumentare il bottino".
Meski kecewa berat dengan hasil laga ini, Runjaic tetap mengapresiasi pencapaian total 50 poin yang telah diraih skuadnya sejauh ini. Udinese kini langsung mengalihkan fokus untuk mencuri poin tambahan pada pertandingan berikutnya di markas Napoli.