KRC Genk membidik tiga poin krusial dalam perebutan tiket kompetisi Eropa saat menghadapi Royal Antwerp pada pertandingan lanjutan Europe Play-offs di Stadion Bosuil pada Selasa malam waktu setempat.
Tim asuhan Nicky Hayen saat ini memimpin klasemen Europe Play-offs dengan keunggulan tujuh poin atas Antwerp yang berada di peringkat kedua dari bawah. KRC Genk dipastikan mempertahankan posisi puncak jika berhasil memenangkan dua pertandingan tersisa melawan Antwerp dan OH Leuven.
Kondisi tim tamu sedikit pincang setelah dua pemain pilar mereka, Daan Heymans dan Kos Karetsas, dipastikan absen dalam laga ini karena belum pulih dari cedera masing-masing.
"Ze ervaren nog hinder, morgen gaat echt te kort dag zijn", kata Nicky Hayen, pelatih KRC Genk.
Hayen menjelaskan bahwa tim medis sedang berupaya mempercepat pemulihan kedua pemain tersebut agar bisa diturunkan pada pertandingan akhir pekan nanti.
"We proberen richting het weekend te pushen. Dat kan wel haalbaar zijn. Maar ik wil me niet verstoppen achter excuses. Hoe belangrijk zij ook al dit seizoen voor ons geweest zijn, we moeten gewoon dit nog afdwingen", ujar Nicky Hayen, pelatih KRC Genk.
Kehilangan dua gelandang andalan membuat Hayen melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Sattlberger dan pemain berusia 23 tahun, Yokoyama, untuk menggantikan Adededji-Sternberg serta Bangoura.
Di kubu lawan, Antwerp yang baru saja memecat pelatih Joseph Oosting setelah menelan tiga kekalahan beruntun akan tampil di bawah arahan pelatih interim Faris Haroun.
"Je mag Antwerp niet onderschatten. De spelers die einde contract zijn, spelen misschien nog voor een toekomst ergens anders. Wij moeten ons concentreren op onszelf. Het is misschien een seizoen geweest van net niet, maar we hebben nog drie wedstrijden om het net wel over de streep te trekken", kata Nicky Hayen, pelatih KRC Genk.
Mantan kapten Antwerp yang kini menjadi pelatih interim tersebut melakukan lima perubahan besar pada susunan pemain dengan mencoret Dennis Praet, Gyrano Kerk, dan Vincent Janssen dari skuad malam ini.
"Ik ken Faris Haroun. Hij heeft een echte winnaarsmentaliteit. Wij moeten dus heel alert zijn en ons concentreren op ons eigen", ujar Nicky Hayen, pelatih KRC Genk.
Laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi kapten KRC Genk, Bryan Heynen, yang mencatatkan penampilan ke-388 sekaligus menyamai rekor penampilan klub milik Thomas Buffel.