Keinginan untuk menunaikan ibadah haji dan umrah menjadi impian besar bagi seluruh umat Islam di dunia. Namun, perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar mengandalkan kemampuan finansial atau kesiapan fisik semata.
Islam mengajarkan bahwa keberangkatan ke Makkah dan Madinah merupakan bentuk undangan langsung dari Allah SWT kepada hamba-Nya. Dilansir dari Detikcom, selain ikhtiar melalui tabungan, memperkuat jalur spiritual lewat doa menjadi kunci utama.
Salah satu untaian doa yang sangat dianjurkan bersumber dari Al-Qur'an, tepatnya pada Surah Al-Baqarah ayat 128. Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS saat membangun Kakbah.
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَآ اُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَۖ وَاَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۚ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Rabbanā waj'alnā muslimaini laka wa min żurriyyatinā ummatam muslimatal lak(a), wa arinā manāsikanā wa tub 'alainā, innaka antat-tawwābur-raḥīm(u).
"Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, (jadikanlah) dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu, tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan manasik (rangkaian ibadah) haji, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang."
Permohonan Sampai ke Kota Makkah dan Madinah
Terdapat pula doa khusus agar Allah menyampaikan langkah kaki hingga ke Makkah dan Madinah. Mengutip buku Gus Dewa Menjawab, berikut adalah bacaannya:
يَا رَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَكَّةَ مَدِينَةَ * وَاغْفِرْ لَنَا مَا مَضَى يَا وَاسِعَ الْكَرَمِ
Yā Rabbi bil-Muṣṭafā balligh Makkata Madīnata, waghfir lanā mā maḍā yā wāsi'al-karami.
"Wahai Rabb, dengan wasilah al-Musthofa (Nabi Muhammad) sampaikanlah (kami) ke Makkah dan Madinah, serta ampunilah dosa-dosa kami yang telah lalu, wahai Zat yang Maha Luas Kemuliaannya."
Doa Meraih Haji Mabrur
Selain itu, permohonan agar mendapatkan predikat haji yang mabrur juga menjadi bagian penting dalam setiap munajat. Berikut adalah doa yang merujuk pada buku Doa-doa Seputar Ibadah:
اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ وَالْعَرَفَةَ وَارْزُقْنَا الْحَجَّ الْمَبْرُورَ وَارْضَ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.
Allāhumma ballighnā Makkata wal-Madīnata wal-'Arafata, warzuqnal-ḥajjal-mabrūra, warḍa 'annā waghfir lanā warḥamnā, Anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn.
"Ya Allah, sampaikanlah kami ke Kota Makkah dan Madinah serta padang Arafah. Anugerahilah kami haji yang mabrur, semoga Engkau ridha kepada kami dan mengampuni dosa-dosa kami, rahmatilah kami, sesungguhnya Engkau Penolong kami, tolonglah kami dari kaum yang kafir."
Amalan Selawat Hajjiyah
Selain doa, umat Islam dapat melantunkan selawat hajjiyah sebagai bentuk kerinduan kepada Baitullah. Selawat ini dimuat dalam buku The Miracle of Shalawat karya Junaidi Ahmad.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ أَفْضْلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ فِي لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلَّمْ.
Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammadin shalatan tuballighunaa bihaa hajja baitikal haraam wa ziyaarata qabri nabiyyika alaihi afdhalus shalaatu was salaamu fi luthfin wa 'aafiyatin wa salaamatin wa bulughil maraam wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa barik wa sallim.
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah sholawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam nabi-Mu, atasnya sholawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarganya dan sahabat-sahabatnya."