Arab Saudi Luncurkan Layanan Konsultasi Ulama Berbasis Cloud

Arab Saudi Luncurkan Layanan Konsultasi Ulama Berbasis Cloud

Otoritas keagamaan Arab Saudi meluncurkan layanan komunikasi berbasis cloud menjelang musim haji 2026 untuk memfasilitasi jemaah haji dan umrah berkonsultasi langsung dengan ulama di Masjidil Haram. Program ini diresmikan oleh Kepala Presidensi Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdurrahman As Sudais, guna memperkuat layanan digital bagi tamu Allah.

Sistem baru ini berfungsi melalui pusat panggilan yang beroperasi selama 24 jam penuh untuk menjawab berbagai pertanyaan keagamaan secara efisien sebagaimana dilansir dari Cahaya. Teknologi tersebut secara otomatis meneruskan panggilan jemaah kepada ulama yang tersedia tanpa mengharuskan pemberi fatwa berada di lokasi fisik tertentu dalam masjid.

"Inisiatif ini merupakan kerangka teknologi terpadu yang meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi dalam penanganan panggilan," kata Syekh Sudais, Kepala Presidensi Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Penerapan mekanisme distribusi panggilan yang presisi ini bertujuan mengurangi penumpukan jemaah di titik-titik layanan fisik dan mempercepat waktu tunggu. Jemaah dapat mengakses layanan ini melalui nomor terpadu 8001222100 untuk menanyakan persoalan fikih umrah, konsultasi ibadah haji, hingga masalah teknis lainnya.

"Layanan ini memudahkan akses kepada para ulama terkemuka dan membantu mencapai keseimbangan antara kecepatan akses serta ketepatan jawaban," ujar Syekh Sudais.

Otoritas Arab Saudi juga melengkapi sistem ini dengan fitur perekaman untuk menjaga kualitas pelayanan dan melakukan evaluasi berkala terhadap setiap interaksi. Penggunaan teknologi ini merupakan bagian dari visi modernisasi nasional yang mencakup aplikasi panduan haji, sistem navigasi pintar, hingga pemantauan kepadatan berbasis kecerdasan buatan.

"Layanan ini memudahkan akses kepada para ulama terkemuka dan membantu mencapai keseimbangan antara kecepatan akses serta ketepatan jawaban," kata Syekh Sudais.

Langkah transformasi digital ini sejalan dengan manajemen massa skala global yang melibatkan koordinasi teknologi tinggi demi menjaga kenyamanan spiritual. Para syekh kini dapat menerima panggilan melalui perangkat pribadi, yang memberikan fleksibilitas lebih tinggi dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada jutaan umat Islam di Tanah Suci.

Artikel terkait

Rekomendasi