Liverpool resmi memperkenalkan seragam kandang terbaru mereka untuk mengarungi musim 2026/2027. Baju perang teranyar The Reds kali ini mengambil inspirasi dari masa kejayaan klub pada akhir era 1980-an.
Dilansir dari Detik Sport, seragam original yang digunakan pada musim 1989-1991 dianggap sebagai salah satu jersey paling ikonik. Kostum tersebut melekat pada momen bersejarah saat skuad asuhan Sir Kenny Dalglish meraih gelar liga ke-18.
Pada masa itu, para legenda klub seperti Ian Rush, John Barnes, Alan Hansen, dan Bruce Grobbelaar membawa Liverpool memuncaki klasemen Divisi Satu. Keberhasilan tersebut diraih dengan keunggulan selisih sembilan poin.
Melalui kemitraan dengan produsen apparel adidas, klub raksasa asal Inggris ini berupaya menghubungkan sejarah masa lalu dengan masa kini. Langkah tersebut diwujudkan untuk menghadirkan desain legendaris bagi generasi baru.
Dalam promosi peluncurannya, LFC dan adidas menerapkan konsep visual rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini mempertemukan para pemain dari dua era berbeda dalam satu bingkai kampanye.
Foto tersebut menampilkan sosok legendaris seperti Ian Rush hingga Bruce Grobbelaar yang bersanding dengan pilar masa kini. Di antaranya terdapat nama Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Grace Fisk, dan Faye Kirby.
Sentuhan Modern dalam Desain Klasik
Kostum kandang terbaru ini mempertahankan karakteristik desain geometris dinamis yang menjadi ciri khas versi original. Penampilan tersebut dikombinasikan dengan standar performa modern untuk para atlet di lapangan.
Warna dasar merah tua tetap dominan dengan tambahan grafis kontemporer di seluruh bagian kain. Detail warna putih bersih diaplikasikan pada lambang klub, logo adidas, serta bagian trim untuk memperkuat kesan estetika klasik.
Sebagai bentuk penghormatan bagi korban tragedi Hillsborough, lambang angka 97 yang diapit api abadi tetap terpasang pada leher bagian belakang. Klub juga memperkenalkan jenis huruf baru untuk nama dan nomor punggung yang terinspirasi dari cakar burung Liver.
Selain itu, adidas merilis varian jersey kiper dengan warna hijau khas Liverpool dari era yang sama. Seluruh rangkaian koleksi ini juga mencakup perlengkapan latihan, jaket lagu kebangsaan, hingga aksesori stadium.
Bagi para pendukung di Indonesia, koleksi replika dipasarkan dengan harga Rp 1,2 juta, sedangkan versi otentik dijual senilai Rp 2 juta. Produk resmi tersebut sudah tersedia di gerai ritel fisik Jakarta, Surabaya, Bali, maupun toko online.
Skuad Liverpool dijadwalkan langsung mengenakan seragam baru ini dalam pertandingan resmi. Penampilan perdana tersebut akan tersaji saat mereka menghadapi Brentford di Stadion Anfield pada laga penutup musim.