LOSC Lille Lolos Liga Champions Musim Depan Bersama Calvin Verdonk

LOSC Lille Lolos Liga Champions Musim Depan Bersama Calvin Verdonk

Klub Perancis LOSC Lille memastikan diri lolos ke babak utama Liga Champions musim 2026-2027 bersama bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, setelah menyelesaikan pertandingan pekan terakhir Ligue 1 pada Minggu (17/5/2026) waktu setempat.

Kepastian tersebut didapat setelah Lille mengakhiri musim kompetisi 2025-2026 di peringkat ketiga klasemen akhir dengan raihan 61 poin, sebagaimana dilansir dari Bola.

Posisi ketiga merupakan batas terakhir untuk mendapatkan tiket langsung ke fase grup kompetisi tertinggi antar-klub Eropa tersebut tanpa harus melalui babak kualifikasi.

Meskipun Lille menelan kekalahan 0-2 dari AJ Auxerre pada laga pamungkas, posisi mereka tetap aman karena pada saat yang bersamaan pesaing terdekat mereka, Olympique Lyonnais, kalah telak 0-4 dari RC Lens.

Hasil pertandingan tersebut membuat Lyon tertahan di posisi keempat klasemen dan harus melalui babak play-off, sementara Lille melaju ke Liga Champions mendampingi Paris Saint-Germain (PSG) dan RC Lens.

Dalam pertandingan penutup melawan Auxerre, Calvin Verdonk masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua untuk menggantikan posisi Romain Perraud.

Laga tersebut menggenapi penampilan ke-18 Verdonk di kompetisi domestik bersama Lille pada musim pertamanya, dengan total catatan 786 menit bermain di Ligue 1.

Pemain belakang berusia 29 tahun itu juga tercatat tampil sebanyak tujuh kali di kompetisi Liga Europa.

Secara keseluruhan, Verdonk telah mengumpulkan 1.602 menit bermain di semua kompetisi resmi, jumlah yang mencakup empat pertandingan awal musim bersama mantan klubnya, NEC Nijmegen, sebelum ia memutuskan hijrah ke Perancis.

Pelatih utama Lille, Bruno Genesio, menyatakan kepuasannya atas pencapaian performa tim asuhannya sepanjang musim ini walaupun mereka gagal meraih poin penuh pada laga terakhir.

"Ini adalah musim-musim yang akan selalu kami ingat. Kami akan mengingat akhir yang menggembirakan ini untuk waktu yang lama," kata Genesio.

Genesio menambahkan bahwa performa konsisten tim menjadi kunci keberhasilan mereka, termasuk catatan impresif tidak terkalahkan dalam beberapa pertandingan.

"Kami pantas mendapatkannya karena kami telah menjalani sebagian besar musim dengan sangat baik, melewati masa sulit, dan menyelesaikan 13 pertandingan tanpa kekalahan," lanjut Genesio.

Manajemen Lille awalnya hanya menargetkan tim untuk bisa kembali berkompetisi di turnamen tingkat Eropa pada musim depan.

"Tujuannya adalah untuk lolos ke Eropa. Itu adalah tujuan yang dinyatakan di awal musim, tetapi kami memiliki ambisi untuk melangkah lebih jauh," kata Genesio.

Keberhasilan menembus peringkat tiga besar dan mengamankan tiket langsung ke Liga Champions diakui pelatih sebagai pembuktian atas kerja keras seluruh elemen klub.

"Ini adalah penghargaan besar bagi semua orang," kata Genesio.

Artikel terkait