Kesadaran masyarakat akan kesehatan tubuh yang memengaruhi kondisi kulit memicu pergeseran tren kecantikan ke arah perawatan dari dalam atau beauty-from-within. Tren ini jamak dilakukan melalui konsumsi kolagen serta berbagai nutrisi pendukung lainnya, seperti dikutip dari Suara pada Sabtu (6/6/2026).
Kolagen menjadi faktor utama dalam mempertahankan elastisitas, kekenyalan, dan kelembapan kulit. Kendati demikian, produksi protein alami ini bakal terus menyusut seiring bertambahnya usia seseorang.
Penurunan kadar kolagen memicu gejala penuaan dini berupa garis halus, kerutan, kulit kendur, hingga tampilan kusam. Kondisi tersebut diperparah oleh faktor lingkungan seperti polusi, radiasi sinar ultraviolet, stres, kurang tidur, dan gaya hidup tidak sehat.
Menurut dr. Chintya Tedjaatmadja, Sp.GK, indikator kulit sehat tidak melulu bersandar pada tampilan yang cerah atau bercahaya saja.
"Definisi kulit sehat itu tidak cuma asal glowing dan putih. Kulit harus punya barrier yang sehat dan kuat supaya tidak mudah iritasi. Kedua, harus memiliki kelembapan yang pas, tidak terlalu kering maupun berminyak, sehingga tidak mudah muncul flek, jerawat, maupun kerutan halus," ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026).
Perlindungan sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas juga memerlukan asupan antioksidan yang cukup di samping pemenuhan kolagen. Salah satu bahan populer di industri kecantikan Korea yang kaya flavonoid, polifenol, dan vitamin C adalah Korean Heartleaf (Houttuynia Cordata).
Dr. Chintya menjelaskan bahwa tanaman asal Korea ini memiliki daya tarik tinggi berkat kadar antioksidannya yang melimpah.
"Korean Heartleaf sebenarnya adalah salah satu tanaman yang cukup populer di Korea. Tanaman ini dikenal kaya antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Antioksidan sangat berperan penting terhadap kesehatan tubuh karena setiap hari kita terpapar polusi, sinar matahari, dan berbagai faktor lingkungan yang menghasilkan radikal bebas," jelasnya.
Komponen flavonoid berfungsi memproteksi kulit dari radikal bebas, sedangkan polifenol bekerja menjaga kekuatan skin barrier. Sementara itu, kandungan vitamin C bertugas merangsang pembentukan kolagen sekaligus menyamarkan noda hitam serta bekas jerawat.
"Kombinasi kandungan tersebut membantu menjaga kulit tetap sehat, tampak lebih segar, dan bercahaya," katanya.
Konsep Kesehatan Pencernaan dan Kulit
Pergeseran paradigma kecantikan ini melatarbelakangi PT Louis Renzo Cosmindo merilis sub-brand baru bernama WYCE. Produk ini mengombinasikan inovasi bahan premium Korea dengan formulasi berbasis sains agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Founder & CEO PT Louis Renzo Cosmindo, William Krisnadi, menyatakan bahwa publik kini mulai menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama dari kecantikan.
"Kami melihat adanya pergeseran kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya kesehatan sebagai fondasi kecantikan. Selama ini pendekatan yang dilakukan cenderung berfokus dari luar, padahal akar dari kulit yang sehat berasal dari dalam tubuh," ujar William.
Ia menguraikan bahwa WYCE hadir sebagai jawaban atas kebutuhan solusi kecantikan yang praktis namun tetap berbasis ilmiah di pasar domestik.
"WYCE kami hadirkan sebagai solusi yang lebih relevan, menggabungkan inovasi bahan premium Korea dengan formulasi berbasis sains sehingga memberikan manfaat yang lebih efektif, menyeluruh, dan berkelanjutan," katanya.
Faktor konsistensi juga disebut William menjadi kunci krusial dalam memperoleh hasil optimal dari perawatan kulit berbasis nutrisi ini.
Secara spesifik, produk ini memuat 3.000 mg kolagen, vitamin C, glutathione, sarang burung walet, serta Korean Heartleaf. Formula tersebut mengusung konsep #GutHealthGoodSkin yang menitikberatkan pada hubungan timbal balik antara saluran cerna dan kulit atau gut-skin axis.
Di dalam produk juga terkandung komponen psyllium husk untuk melancarkan pencernaan dan inulin yang bertindak sebagai prebiotik penyeimbang mikrobioma usus. Riset ilmiah menunjukkan kondisi saluran pencernaan dapat memengaruhi derajat inflamasi tubuh yang berimplikasi langsung pada kesehatan kulit.